Sleman, ZonaJogja.Com – Ada benda elektronik yang dipasang tak jauh dari pintu masuk menuju halaman sekolah.
Benda berwarna hitam ini tak laian adalah finger print. Alat ini tak hanya digunakan para guru.
Juga merupakan sistem absensi bagi para siswa, sekaligus sebagai alat kontrol kedatangan dan kepulangan para siswa.
Finger print adalah sistem untuk menjaga kedisiplinan. Kedisiplinan yang diharapkan menjadi kebiasaan positif bagi para pengajar di SMKN 1 Depok.
Sistem pemakaian finger print sudah lama diterapkan di SMK Negeri 1 Depok. Kebijakan ini bertujuan membiasakan siswa dengan budaya disiplin yang berlaku di dunia kerja.
BERITA LAIN: Ni Made Dilantik jadi Sekda DIY, Gubernur Minta Masalah Sampah Segera Ditangani
Salah satu guru menjelaskan penerapan finger print bertujuan menanamkan kedisiplinan.
“Dalam dunia kerja, keterlambatan bisa berakibat pada pemotongan gaji hingga pemecatan. Karena itu, sejak di sekolah siswa perlu dibiasakan dengan budaya kerja yang sesungguhnya,” kata seorang guru.
Siswa menjadi terdorong datang tepat waktu. Karena riwayat kedatangan dan kepulangan dapat dipantau orang tua.
Terbukti, pemberlakuan finger print berkontribusi mencetak lulusan yang tidak hanya terampil, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja dengan sikap disiplin dan profesional. (*)
(Berita ini ditulis Husnia Atikah, pelajar SMKN 1 Depok Sleman yang menjadi peserta Workshop Jurnalistik pada tanggal 16 September 2025)











