Sleman, ZonaJogja.Com – Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan prosesi labuhan di Gunung Merapi, hari ini (20/1/2026).
Labuhan yang digelar bertepatan Tahun Dal 1959 merupakan rangkaian Tingalan Jumenengan Dalem ke-38 Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas pada tanggal 29 Rejeb bertepatan 18 Januari 2026.
Masyarakat telah mendatangi Kinahrejo, Cangkringan, Sleman sejak Senin malam hingga Selasa pagi.
Tempat ini pernah menjadi kediaman Mbah Maridjan sebelum akhirnya luluh lantak saat terjadi erupsi tahun 2010.
Tampak Juru Kunci Merapi, Mas Wedana Surakso Hargo Asihono (Mbah Asih); Wabup Sleman, Danang Maharsa; Mbah Asih; beserta puluhan abdi dalem.
Disupport TRC BPBD DIY

Setelah doa pemberangkatan, ubo rampe diusung menuju Pos Srimanganti di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut.
Uba rampe terdiri sinjang cangkring, sinjang kawung kemplang, semekan gadung mlati, semekan gadung, semekan bangun tulak, dhesthar daramuluk, paningset udaraga, kampuh poleng, ses wangen, dan arta tindih.
Setelah menempuh jarak sekitar 2,5 kilometer, Mbah Asih bersama Wabup Danang Maharsa dan para abdi dalem tiba di lokasi labuhan.
Juga diikuti ratusan orang dari berbagai daerah di DIY. Kegiatan tahunan ini juga disupport Basarnas, TRC BPBD DIY beserta organisasi relawan. (*)











