Nasional

Bidik Judi Online, Kemkomdigi Gandeng Startup AI

24
×

Bidik Judi Online, Kemkomdigi Gandeng Startup AI

Sebarkan artikel ini
KONKRET: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berharap pertemuan menjadi awal kerjasama lebih konkret antara pemerintah dan startup nasional. (Humas Komdigi)

Jakarta, ZonaJogja.Com – Kementerian Komunikasi dan Digital menggandeng startup nasional berbasis kecerdasan artifisial (AI) untuk memperkuat penanganan judi online.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut inovasi yang dikembangkan Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret.

“Talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan bangsa,” kata Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jumat (10/04/2026).

Pemerintah saat ini mendorong pengembangan kecerdasan artifisial sebagai salah satu pilar utama transformasi digital nasional.

Visinya membangun AI yang etis, bertanggung jawab dan mampu meningkatkan daya saing Indonesia.

Meutya  lagi-lagi mencontohkan inovasi Gambit Hunter yang turut melakukan pemberantasan judi online melalui pemanfaatan AI. Mampu mengidentifikasi dan menelusuri infrastruktur pembayaran yang menjadi bagian penting operasional praktik ilegal.

“Pendekatan seperti ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. Yakni, memperkuat penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur. Bukan hanya pada konten yang terlihat di permukaan,” ujarnya.

Sementara Ambisius Lab juga menyuguhkan inovasi melalui produk Ambisius News yang dinilai menjawab tantangan menjaga kualitas informasi di ruang digital.

Inisiatif pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya.

Kata Meutya, cara tersebut menjadi langkah penting memperkuat ekosistem informasi yang sehat.

Kedua inovasi tersebut merepresentasikan dua aspek penting dalam tata kelola ruang digital.

Yakni, penguatan keamanan,  peningkatan kualitas informasi dan literasi digital masyarakat.

Meutya berharap pertemuan tersebut menjadi awal  kerjasama lebih konkret antara pemerintah dan startup nasional.

“Sehingga inovasi anak bangsa dapat memberi dampak yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia,” katanya. (*)

sumber: Komdigi