Yogyakarta, ZonaJogja. Com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Yogyakarta membuka kesempatan bagi anak-anak muda menjadi Duta Demokrasi 2026.
Tahun ini, Duta Demokrasi dibagi dalam dua unsur utama. Yakni, wilayah dan sekolah.
Unsur wilayah akan diisi pemuda terbaik dari 14 kemantren melalui seleksi terbuka.
Sementara unsur sekolah diwakili pengurus Forum Komunikasi Pengurus OSIS (FKPO) dari 15 SMA/SMK.
Bakesbangpol juga menggandeng organisasi kepemudaan, komunitas advokasi, hingga lembaga disabilitas.
Kebijakan tersebut untuk memperluas jangkauan literasi demokrasi, termasuk bagi kelompok rentan.
Pendaftaran dibuka 19 Januari 2026 hingga 3 Februari 2026.
Syaratnya, berdomisili, sekolah, atau kuliah di Kota Yogyakarta. Usia 17–40 tahun, memiliki rekam jejak organisasi sosial kemasyarakatan.
Hasil Seleksi Dapat 32 Peserta
Seleksi dilakukan secara daring melalui pengisian formulir, unggah CV, esai, dan akun media sosial sebagai bagian dari verifikasi jejak digital.
Salah satu aspek penilaian terpenting adalah menyodorkan esai bertema “Kontribusiku untuk Demokrasi Kota Yogyakarta”.
Bakesbangpol akan menyeleksi maksimal 32 peserta untuk mengikuti tahap wawancara.
Dijadwalkan, para Duta Demokrasi terpilih akan dikukuhkan 13 Februari 2026.
Duta Demokrasi akan mendapatkan penguatan kapasitas melalui pendidikan politik, forum diskusi, serta dilibatkan sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan edukasi demokrasi di sekolah dan masyarakat. (*)







