oleh

Catat, Muhammadiyah Tidak Alergi Seni dan Budaya

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PWM DIY menyelenggarakan event bertajuk “Nggelar Klasa Kanggo Maca lan Ngaca”.

Acara yang digelar 23 Oktober 2021 berupa dialog tentang seni dan budaya. Juga disuguhkan pagelaran seni dari LSBO Kota dan Kabupaten se-DIY.

“Acara ini untuk menjaga kreativitas para seniman budayawan Muhammadiyah agar terus menggeliat dan tidak henti berkreasi dalam segala situasi,” kata Akhir Lusono SSn MM.

Diawali seremonial pembukaan. Dilanjutkan dua sesi dialog dan gelar karya seni pertunjukan.

Ada pembacaan geguritan, macapatan, gejog lesung, keroncong, lagu Islami, dan pembacaan puisi.

Sedangkan dialog  menghadirkan narasumber Dr Junaidi S Kar, akademisi dan praktisi dari FSP ISI Yogyakarta. Juga hadir Ki H Ashad Kusumadjaya (Budayawan Muhammadiyah), Arief Syarifudiin serta ketua LSBO PDM Kota dan Kabupaten se DIY.

BACA JUGABangun Semangat Destinasi Event, Kemenparekraf Sosialisasi CHSE di Enam Kota

Dialog  dipandu Azam Sauki Adham (Pemimpin Redaksi ZonaJogja.Com) dan Setiyadi Pradana (aktivis ASBO PW IPM DIY).

Dialog membedah tema Seni sebagai Media Dakwah, dan Strategi Kebudayaan Muhammadiyah.

“Tema ini penting untuk  meyakinkan kepada warga persyarikatan bahwa Muhammadiyah  sangat lekat dan dekat dengan seni dan budaya,” ujar Akhir Lusono.

Muhammadiyah tidak alergi terhadap seni budaya. Bahkan kegiatan seni budaya berskala besar telah dilakukan Muhammadiyah.

Antara lain Olimpiade Budaya Jawa, Kethoprak Milenial, pembuatan film dan  kegiatan anjangsana seni budaya. (nik/asa)