Menjadi Aktivis Kampus, Membuka Jalan Mahasiswa jadi Rektor

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Pemimpin yang berani mengambil risiko, bukan sosok yang sekadar ingin menyenangkan orang lain.
“Inilah yang disebut pemimpin substantif,” kata Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc pada Musyawarah Besar BEM Fakultas Hukum UWM (11/12/2021).
Profesor dalam ilmu ekonomi pembangunan ini menyatakan, dikatakan pemimpin berhasil bila dapat menunjukkan jalan kepada masyarakat menuju arah situasi yang lebih baik.
Bisa meyakinkan gagasan kepada masyarakat. Pemimpin tidak sebatas tanda tangan surat, menghadiri acara seremoni dengan kepala kosong.
“Pemimpin demikian masuk kategori pimpinan formal saja. Sekadar menjadi pimpinan,” ujarnya.
Berbeda dengan pemimpin substantif. Tipe pemimipin ini memiliki komitmen, kompetensi dan demokratis.
Hadirnya pemimpin substantif bukan secara alamiah. Siapa saja bisa menjadi pemimpin besar yang mampu mengelola kebijakan. Pemimpin yang menghadirkan solusi berbagai persoalan.
BACA JUGA: Siap-Siap, Robot Bakal Gantikan Peran Manusia
“Saya menjadi rektor di berbagai universitas bukan lantaran dilahirkan. Tapi melalui berbagai pelatihan kepemimpinan. Pelatihan akan bisa mengungkap pemimpin kuat atau lemah,” ujarnya.
Dekan Fakultas Hukum UWM, Dr Kelik Endro Suryono SH MHum menyatakan BEM sangat strategis bagi mahasiswa dan fakultas.
Menjadi pengurus dan anggota BEM, mahasiswa telah maju selangkah melatih diri sebagai pemimpin.
Mahasiswa perlu menjadi aktivis untuk mendapatkan atribut ketrampilan non akademik, serta diimbangi disiplin waktu kuliah.
Menjadi aktivis tidak berarti boleh lulus melebihi batas waktu yang disepakati dalam perkuliahan.
Mahasiswa disebut sukses bisa memadukan kegiatan akademik dan kegiatan ekstra kampus dengan tetap berprestasi secara akademik.
(mkb/asa)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Budi Waljiman Ajak Isi Kemerdekaan Lewat Kerjasama dan Pengabdian Kepada Masyarakat
- 19 Agustus 2026 13:30 WIB
Budi Waljiman berharap peringatan ulang tahun ke-81 Kemerdekaan Indonesia menjadi momentum memperkuat komitmen melanjutkan semangat perjuangan pahlawan.
LPS Tekankan Tiga Kunci Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko BPRS
- 15 September 2026 18:38 WIB
Tata kelola dan kepatuhan tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai pemenuhan kewajiban regulasi.
Tim Setmilpres ke Kulon Progo, Sambangi Museum Pawukon yang Diinisiasi GKR Bendara
- 11 Oktober 2026 09:58 WIB
Kitab ini disimpan di Museum Pawukon di Sidorejo, Lendah. Museum ini sekaligus menjadi daya tarik pariwisata berbasis kearifan lokal.
Jika Alami Ini, Segera Periksa ke Dokter atau Puskesmas
- 24 September 2026 19:36 WIB
Virus influenza dapat ditularkan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui droplet saat bicara, batuk, dan bersin.
Menteri Kebudayaan Dorong Kolaborasi Kreatif Lewat IPCC 2026, Potensi Digarap Secara Produktif
- 15 Oktober 2026 06:29 WIB
Fadli optimistis jembatan kebudayaan yang dibangun melalui IPCC 2026 membuka peluang jejaring ekonomi kreatif.
Paniradya Kaistimewan Publikasikan Program SRS, Pengunjung Disuguhi Teh Kraton Yogyakarta
- 25 September 2026 20:35 WIB
Selain simposium, juga ada pameran dan panggung hiburan di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY.
Besok, Setu Sinau ing Malioboro
- 9 Oktober 2026 13:38 WIB
Acara ini digelar Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 07.00– 09.00 di Pedestrian Malioboro, depan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.
Kejurnas Catur ke-51 Digelar di Banten, Kota Yogyakarta Kirim 14 Atlet, 5 Orang Ikuti Penataran Wasit
- 19 Oktober 2026 13:42 WIB
Selain pemain, Percasi Kota Yogyakarta juga mengirim lima nama untuk penataran wasit dan pelatih.

Saat ini belum ada komentar