Beranda » Kronika » Kumpulkan Para Pakar, Desain Sungai Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Kumpulkan Para Pakar, Desain Sungai Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Jaringan Pelaku Pemajuan Kebudayaan menyelenggarakan Musyawarah Sungai 2023.

Acara ini dilaksanakan di Gallery Sapto Hudoyo Jl Raya Jogja-Solo, 26 Juli 2023.

“Kami telah menghubungi narasumber berkompeten,” terang Ketua Panitia, Sigit Sugito kepada ZonaJogja.Com, hari ini (18/7/2023).

Yakni, Dr Ir Kuncoro Cahyo Aji MSi (Kepala Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan DIY,  Prof Purwo Santosa (Economic Sircular), Prof Baiquni, dan  Marsis Sutopo  (Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia).

Sementara penanggap adalah  Ir RM Nurdi Antoro dan Drs Fajar Sudarwo MSi.

BERITA LAIN: Usai Lihat Final, Kapolres Bantul Ingin Turnamen Jadi Event Tahunan

Sigit mengatakan, sungai merupakan pendamping kehidupan masyarakat. Mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Misalnya tumbuh-tumbuhanan dan perikanan di sungai.

Menyongsong  Samudera Hindia menjadi gerbang pintu utama  DIY menjadikan potensi sungai sangat luar biasa.

Sungai di  DIY menjadi bermakna, seiring meningkatnya isu lingkungan dan tata kelola dan keberlanjutan sungai.

“Dengan basis sosial warga, musyawarah sungai dirancang sebagai ikhtiar bersama menjaga keberlangsungan sungai yang bersih,” ujar Sigit.

Sekaligus menjadi momentum merayakan Hari Sungai Nasional tanggal 27 Juli.

BERITA LAIN: Sekda Beny Suharsono Minta Krido Suprayitno Jujur, Sampaikan Apa Adanya

SIGIT SUGITO: Garap isu sungai, hadirkan narasumber berkompeten. (ist)

Perencanaan kewilayahan Yogyakarta merujuk pada teks Saptasindhavah dengan mengarifi tujuh sungai.

Yakni, Kali Krasak, Kali Boyong (Kali Codhe), Kali Kuning (Kali Gajah Wong), Kali Bedhok, Kali Winongo (Kali Lanang), Kali Tambak Baya, dan Kali Opak.

Saptasindhavah merupakan nilai dasar kosmologi yang mengutamakan keseimbangan ekologis manusia-bersama-lingkungan dengan keberlanjutan air dan sungai.

“Musyawarah sungai merupakan ikhtiar bersama untuk membaca kembali teks Saptasindhavah dalam kondisi kontemporer. Yaitu mengarifi praktik dan orientasi memuliakan air dan sungai. Bahwa air sungai yang suci dari gunung akan kembali suci saat kembali ke laut,” beber Sigit. (*)

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci

  • 3 Oktober 2026 08:13 WIB

 Sebanyak 500 anggota menyandang  “pendekar”  yang tersebar di berbagai kepengurusan Tapak Suci di Indonesia.

Ratusan Orang Penuhi Bukit Watu Gagak, Disuguhi Musik dan Seni Pertunjukan

  • 1 jam yang lalu

Pentas memadukan musik, seni pertunjukan dan budaya.

Dosen UGM Kunjungi Rusia, Sebut FPU Buka Opsi Baru Energi Nuklir di Indonesia

  • 15 September 2026 19:45 WIB

Akademik Lomonosov memberi pengalaman nyata mengenai pengoperasian FNPP di wilayah terpencil, sementara pengembangan FPU berbasis reaktor RITM menunjukkan arah evolusi teknologi berikutnya.

Dapat 7 Emas, Kabupaten Bantul Juara Umum Porprida DIY

  • 23 September 2026 19:56 WIB

Kabupaten Bantul mengumpulkan 21 medali dari 10 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Mahasiswa UAD Terpilih jadi Google Student Ambassador

  • 8 Oktober 2026 09:27 WIB

Hana mengikuti tantangan dari Gemini dan Google Indonesia, sekaligus membuat konten menarik di media sosial.

Promosi Razr Fold di Yogyakarta, Motorola Hadirkan Pengalaman Foldable Premium

  • 6 Agustus 2026 16:41 WIB

Motorola Razr Fold juga menghadirkan pengalaman visual yang imersif melalui layar utama 8,1 inci 2K AMOLED dan layar eksternal 6,6 inci AMOLED.

Hongqi House Mampang jadi Pintu Rumah Pertama di Indonesia

  • 26 September 2026 07:03 WIB

Hongqi memastikan pengalaman Neo-Chinese Luxury tidak hanya hadir melalui E-HS9, tetapi juga melalui cara pelanggan dilayani.

Joko Mursito jadi ASN “Langka” di DIY, Bergelar Doktor “Terbaik” yang Atensi Budaya dan Pariwisata

  • 27 Agustus 2026 06:53 WIB

Ide dan gagasan Joko bisa eksplore lebih jauh untuk dimanfaatkan sebagai pengembangan pariwisata berbasis keilmuan.