Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Disediakan daya tampung sebanyak 172 peserta didik baru jenjang SMP negeri jalur afirmasi disabilitas di Kota Yogyakarta.
“Pada tahun ajaran 2025/2026, daya tampung jalur afirmasi disabilitas sebesar 5 persen,” terang Pelaksana Tugas Kepala Unit Pelaksana Teknis Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Pendidikan dan Resource Centre Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta, Dian Yunila Handayani.
SPMB jenjang SMP tahun ini menggunakan sistem real time online (RTO). Hanya, ada ketentuan baru.
Yakni, anak berkebutuhan khusus (ABK) berdasarkan surat dokter, mendapatkan pendampingan minimal sejak kelas 4 atau 5 sekolah dasar, mendapat asesmen dari ULD atau lembaga lain yang sudah bekerjsama.
SPMB kali ini juga mencantumkan rentang intelligence quotient (IQ) angka 65-84 pada hasil asesmen.
BERITA LAIN: UAD Siap Terbitkan Buku Baru, Isinya tentang Etika Konsumen Kecerdasan Buatan
Bila dalam seleksi jalur afirmasi disabilitas ada kesamaan prioritas, penentuan peringkat berdasarkan jarak RW.
Jika terdapat kesamaan jarak, penentuan peringkat didasarkan waktu aktivasi akun.
Orang tua peserta didik jalur afirmasi disabilitas disarankan melakukan aktivasi akun lebih awal yang dilakukan secara mandiri dan daring (online).
Juga memantau peringkat secara berkala hingga 24 Juni 2025 pukul 14.00.
Hingga 16 Juni, tercatat sebanyak 228 ABK penduduk Kota Yogyakarta bersekolah di jenjang sekolah dasar dalam kota, dan 5 ABK di luar kota. Total 233 ABK. Sementara daya tampung 172.
BERITA LAIN: Kim’s Bar & Kitchen Hadir di Yogyakarta, Tak Hanya Makanan yang Enak, Tempatnya Nyaman untuk Ngobrol
“Sehingga yang belum masuk sekolah negeri melalui jalur afirmasi akan difasilitasi masuk sekolah swasta, dan mendapat Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) Inklusi,” kata Dian.
JPD Inklusi akan diterima secara otomatis tanpa melihat latar belakang ekonomi orang tua calon peserta didik.
Sekadar diketahui, JPD Inklusi yang diterima sebesar Rp 2 juta per semester. Rinciannya, Rp 1,5 juta untuk biaya sekolah, Rp 500 ribu untuk uang saku.
Sebanyak 11 SMP swasta telah bekerja sama untuk menerima calon peserta didik yang tidak masuk SMP negeri melalui jalur afirmasi.
BERITA LAIN: UAD Raih Predikat “LPTK Terbaik” dalam Program PPG 2024
Yakni, SMP BOPKRI 3, SMP IT Masjid Syuhada, SMP Muhammadiyah 1, SMP Muhammadiyah 2, Muhammadiyah 4, Muhammadiyah 7, Muhammadiyah 9, Muhammadiyah 10, SMP Perintis, SMP Taman Dewasa IP dan SMP Taman Dewasa Jetis.
Guru Pendamping Khusus (GPK) di sekolah swasta sebanyak 17 orang. Sedangkan GPK di 16 sekolah negeri sebanyak 30 orang.
Informasi selengkapnya mengenai SPMB Jalur Afirmasi Disabilitas Jenjang SMP Kota Yogyakarta bisa menghubungi nomor whatsapp 0812-7342-2255. (*)











