Jakarta, ZonaJogja.Com – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih predikat sebagai Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) Terbaik dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2024.
Acara ini merupakan ajang apresiasi bagi para insan dan mitra pendidikan yang telah berkontribusi dalam pembangunan pendidikan nasional.
Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr Fajar Riza Ul Haq MSi kepada Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT pada Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Jakarta, 26 Mei lalu.
Acara tasyakuran mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
BERITA LAIN: Lazismu Kota Yogyakarta Gelar “QurbanMu Jangkau Pelosok”, Potong 19 Domba di Girimulyo, Kulon Progo
Pada acara ini, Rektor Muchlas didampingi Prodi PPG UAD, Dr Dian Artha Kusumaningtyas MPd Si.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kepada 5 LPTK dengan kinerja Terbaik dalam pelaksanaan program PPG.
UAD dinilai unggul dalam aspek penjaminan mutu, pengelolaan anggaran, serta efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program.
Hasil tersebut semakin menguatkan peran strategis UAD mencetak guru profesional yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.
Apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini juga menjadi bukti komitmen UAD menyelenggarakan pendidikan guru berkualitas. Sekaligus memperkuat posisi UAD sebagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
BERITA LAIN: Ribuan Orang Saksikan Jogja Takbir Festival, Rawat Dunia dengan Syiar dan Budaya
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada para penerima penghargaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi nyata para insan pendidikan yang terus bergerak bersama untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Penghargaan ini bukan akhir, tetapi titik awal dari komitmen yang lebih kuat demi pendidikan yang lebih bermutu dan merata,” kata Menteri Abdul Mu’ti.
Kemendikdasmen menyerahkan 115 penghargaan kepada individu dan institusi dalam berbagai kategori.
Menteri Abdul Mu’ti berharap pemberian apresiasi menumbuhkan semangat kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, relevan, dan berdaya saing. (*)











