Headline

51 Juta Orang di Indonesia Belum Miliki Rekening Simpanan di Bank, DIY Terdaftar 9,07 Juta Rekening

×

51 Juta Orang di Indonesia Belum Miliki Rekening Simpanan di Bank, DIY Terdaftar 9,07 Juta Rekening

Sebarkan artikel ini
GERAKAN MENABUNG: Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Prof Dr Anggito Abimanyu mengajak masyarakat memiliki rekening di bank yang dijamin oleh LPS.(cdr/zonajogja.com)

Sleman, ZonaJogja.Com – Tahukah Anda, berapa jumlah penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening?

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebutkan, sekitar 51 juta orang yang belum mempunyai rekening simpanan di bank.

Angka tersebut setara 19,9 persen dari populasi penduduk berusia 5 hingga 74 tahun.

Itulah sebabnya,  Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Prof Dr Anggito Abimanyu mengajak masyarakat  memiliki rekening di bank yang dijamin oleh LPS.

“LPS bersama lembaga anggota KSSK lain terus berperan aktif memperluas basis masyarakat menabung melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” kata Anggito pada hari ke-2 acara Temu Media LPS Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) di Hyatt Regency Yogyakarta, 15 November 2025.

Temu media kali ini mengusung tema “Literasi Menabung dan Berasuransi”.

BERITA LAIN: UAD Bikin Aplikasi BiruSmart, Petani dan Nelayan di Pesisir Selatan Gembira

Temu Media LPS 2025 hari ke-2 juga menghadirkan Direktur Eksekutif Penjaminan Polis LPS, Hermawan Setyo yang membahas “Peran LPS dalam Menjamin Polis Asuransi di Indonesia”.

Menambah jumlah rekening di Indonesia, Anggito mengatakan LPS bersama OJK, BI dan kampus  aktif akan memperluas basis masyarakat menabung.

Sederet program edukasi dan literasi akan dilanjutkan. Tahun 2026, LPS  akan berkolaborasi dengan lembaga lain dan perbankan untuk menyelenggarakan Financial Festival di Yogyakarta dan Makassar.

“Pada tahun ini, Financial Festival telah dilaksanakan di Surabaya dan Medan,” terang Anggito.

Dalam paparannya, Anggito juga mengupas perbankan di DIY.  Saat ini, total nilai simpanan nasabah di DIY mencapai Rp 63,16 triliun.  Komposisinya, tabungan 70,81 persen, deposito 28,37 persen, dan giro 0,82 persen.

Jumlah rekening simpanan di DIY mencapai 9,07 juta rekening dengan komposisi 98,12 persen rekening tabungan, 1,64 persen rekening deposito, dan 0,25 persen rekening giro.

BERITA LAIN: Genjot Aktivasi IKD, Dindukcapil Kota Yogyakarta Buka Layanan Sabtu dan Minggu

Sedangkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) memperlihatkan aktivitas bisnis yang ekspansif. Indikasi terlihat dari pertumbuhan giro dan deposito yang meningkat daripada tiga tahun lalu.

Komposisi produk juga  stabil. Anggito menyebut DPK hingga Oktober 2025 tumbuh 4,95 persen (yoy).

Namun, penyaluran kredit secara year-on-year mengalami perlambatan pada Oktober 2025 meski penyaluran kredit modal kerja masih mencatatkan pertumbuhan double digit.

Terkait stabilitas sistem keuangan, LPS juga terus mendorong efektivitas resolusi bank.

Sejak 2024 hingga Oktober 2025, terdapat 27 BPR/S yang masuk dalam penanganan LPS.

Meliputi 24 BPR/S dilikuidasi, 1 BPR diselamatkan melalui skema bail-in, dan 2 BPR/S dalam proses penanganan. (*)

250