Sleman, ZonaJogja.Com – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus memperkuat sinergi strategis dengan Bank Muamalat Indonesia (BMI).
Penguatan tersebut melalui berbagai inisiatif yang mendukung transformasi bisnis, peningkatan layanan kepada jemaah haji, serta pengembangan ekosistem layanan haji yang lebih modern dan terintegrasi.
Komitmen tersebut disampaikan Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Pendaftar Haji Baru Bank Muamalat Wilayah Yogyakarta, hari ini (23/7/2026).
“Sinergi antara BPKH dan Bank Muamalat bukan sekadar hubungan kelembagaan,” kata Alex.
Tetapi merupakan kemitraan strategis untuk menghadirkan layanan haji yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas.
BPKH Kembangkan Inisiatif Strategis
BPKH ingin kolaborasi dengan Bank Muamalat memberi manfaat nyata bagi jemaah maupun bagi penguatan bisnis Bank Muamalat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi Bank Muamalat, BPKH sedang mengembangkan inisiatif strategis.
Gagasan ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah haji, tetapi juga menciptakan peluang pertumbuhan bisnis bagi Bank Muamalat.
Melalui pemanfaatan BPKH Apps, BPKH mendorong optimalisasi layanan kepada jemaah haji tunggu dengan mengintegrasikan proses pembukaan rekening setoran dan rekening pelunasan haji di Bank Muamalat.
BPKH Apps merupakan aplikasi digital resmi BPKH yang menghadirkan berbagai layanan informasi dan layanan digital bagi jemaah haji.
Melalui BPKH Apps, pengguna dapat mengakses informasi nilai manfaat, saldo keuangan haji, estimasi keberangkatan, serta berbagai layanan digital yang mendukung kemudahan, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan haji
Integrasi tersebut diharapkan mampu memperluas akuisisi nasabah haji, meningkatkan aktivitas cross selling, serta memberi kontribusi terhadap pertumbuhan margin pendapatan Bank Muamalat dari produk tabungan setoran dan pelunasan haji.
BPKH bersama Bank Muamalat juga memperkuat pengelolaan likuiditas penyelenggaraan keuangan haji melalui optimalisasi dana setoran awal dan dana pelunasan haji.
Tingkatkan Kapasitas Bank Muamalat
Pengelolaan dana yang semakin optimal diharapkan dapat memperkuat struktur pendanaan Bank Muamalat, sekaligus meningkatkan kapasitas bank dalam mendukung pembiayaan dan pengembangan bisnis secara berkelanjutan.
“Kami juga mendorong pengembangan ekosistem pembayaran digital melalui integrasi payment gateway Bank Muamalat dengan berbagai mitra strategis,” kata Alex.
Pengembangan tersebut akan memperluas pemanfaatan layanan perbankan Bank Muamalat untuk berbagai transaksi masyarakat, membuka peluang peningkatan fee based income, serta memperkuat posisi Bank Muamalat sebagai mitra strategis dalam ekosistem layanan haji nasional.
“Kami ingin sinergi BPKH dan Bank Muamalat menghasilkan manfaat yang terukur. Tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah, tetapi juga memperkuat bisnis Bank Muamalat,” ujar Alex.
Ketika Bank Muamalat tumbuh semakin kuat, Alex optimitis pelayanan kepada jemaah haji juga akan semakin optimal. (*)










