Kampus

UMBY Wisuda 1.191 Sarjana, Maheswa Hakki Sudiro: Lulusan Harus Adaptasi dengan Perkembangan Zaman

25
×

UMBY Wisuda 1.191 Sarjana, Maheswa Hakki Sudiro: Lulusan Harus Adaptasi dengan Perkembangan Zaman

Sebarkan artikel ini
SELAMAT: Pengurus Yayasan Wangsa Manggala, Mahesa Hakki Sudiro menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik Program Studi Magister Psikologi. (istimewa)

Sleman, ZonaJogja.Com – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) kembali meluluskan mahasiswa yang telah purna kuliah.

Pada wisuda sarjana ke-53 dan pascasarjana ke-28 di Grand Pasific Hall, hari ini (31/10/2026), UMBY mewisuda 1.191 orang.

Terdiri 1.165 lulusan program sarjana (S1) dan 26 lulusan program magister (S2).

Acara ini dihadiri Pengurus Yayasan Wangsa Manggala, Mahesa Hakki Sudiro; Rektor UMBY, Dr Ir Agus Slamet STP MP MCE beserta jajaran rektorat.

Rektor Agus Slamet dalam sambutannya mengatakan, kebutuhan industri telah bergeser drastis ke arah keahlian seperti AI, analisis data, keamanan siber dan literasi teknologi.

Ia mengingatkan agar lulusan  adaptif di era kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Pasalnya, AI telah menjadi alat bantu  yang berpeluang meningkatkan produktivitas dan melahirkan berbagai profesi baru.

Ia mengajak lulusan memanfaatkan AI untuk memperkuat kemampuan. Bukan menggantikan cara berpikir dan belajar.

“Tapi, tetap berintegritas dan menggunakan teknologi dengan bijak,” kata Rektor Agus.

Teknologi Ubah Ketrampilan

Di depan wisudawan dan  para tamu, Rektor Agus mengungkapkan kemajuan teknologi akan mengubah keterampilan utama dalam pekerjaan.

Melansir laporan Future of Jobs 2026 dari World Economic Forum, Agus menyebut sebanyak 39 persen ketrampilan utama dalam pekerjaan akan berubah hingga tahun 2030.

Rektor berpesan agar lulusan UMBY menjadi sarjana yang adaptif. Bisa bekerja bersama teknologi, namun tetap memiliki karakter, integritas, dan memihak aspek kemanusiaan.

Pengurus Yayasan Wangsa Manggala, Mahesa Hakki Sudiro menyampaikan selamat kepada para sarjana.

Hakki berharap para wisudawan dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh di kampus.

“Jadikan ilmu sebagai bekal untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik, dan dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Hakki. (*)