Sebelum Berpisah Selamanya, Sempat Bergandengan Tangan, Saling Memandang

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Hari ini adalah satu hari kepergian, pasangan suami-isteri, Drs H Taufiq Imron MSi dan Fauziyah Tri Astuti.
Taufiq dan Tutik meninggal dunia bersamaan pada hari Minggu (21/5/2023), meninggalkan duka mendalam bagi anak, saudara, sahabat dan orang-orang yang ditinggalkan.
Ternyata, sebelum Tuhan “mengambil” Taufik dan Tutik, suami-isteri yang telah berumah tangga selama puluhan tahun ini sempat dipertemukan keluarga.
Pertemuan berlangsung di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023).
Sekadar diketahui, Taufik sekitar dua tahun terakhir harus menjalani cuci darah di PKU Muhammadiyah.
BERITA LAIN: Top Markotop, Tiga Pelajar Kota Yogyakarta Terpilih jadi Paskibraka Nasional
Ia selalu didampingi Tutik, isterinya. Namun, sebelum keduanya kembali keharibaan Allah SWT, Tutik harus dirawat scara intensif di rumah sakit.
Setelah diperiksa, dokter menyatakan Tutik ternyata sakit kanker paru-paru.
Itulah sebabnya, sejak menjalani rawat inap di rumah sakit, Tutik tidak dapat mendampingi suaminya cuci darah.
Hingga akhirnya, suami-isteri yang sama-sama ramah kepada siapapun ini dipertemukan.
Setelah cuci darah, Taufiq yang terbaring di kasur roda dibawa ke kamar tempat isterinya dirawat.
Taufiq yang memakai kaos lengan panjang warna hitam akhirnya ketemu dengan isterinya.
BERITA LAIN: Seakan-akan Telah Janjian, Suami-Isteri Meninggal Dunia pada Hari yang Sama
Isterinya yang juga sedang terbaring menyambut kedatangan pria yang dicintainya.
Saat pertemuan ini, pernafasan Tutik dibantu dengan oksigen. Disaksikan anak semata wayang dan keluarga, Taufiq dan Tutik saling melempar senyum dan berkata-kata, meski terdengar lirih.
Dalam video berdurasi setengah menit yang dibadikan keluarga, tangan Taufiq dan Tutik saling bergandengan.
Keduanya saling memandang dengan penuh cinta dan kasih. Keluarga yang berada di kamar menahan tangis.
Matanya berkaca-kaca menyaksikan pemandangan yang mengharukan. Singkat cerita, Taufiq saatnya pulang untuk istirahat di rumah.
Isterinya melepas kepulangan suaminya dengan tatapan penuh rindu. Hingga akhirnya, Tuhan berkendak lain.
BERITA LAIN: KPK: Penerimaan Mahasiswa Baru di PTN Rentan Terjadi Gratifikasi
Pada Minggu pagi tadi (21/5/2023) setelah shalat Subuh, Taufiq meninggal dunia di usia 64 tahun.
Sementara ketika warga Suronatan mempersiapkan acara pemakaman Taufiq, setelah shalat Dhuhur datang kabar dari RSU PKU Muhamadiyah Yogyakarta.
Isterinya, menghembuskan nafas terakhir. Tutik menyusul kepergian suaminya yang meninggal dunia tujuh jam sebelumnya.
Tutik meninggal dunia pada usia 60 tahun. Sekitar pukul 14.00, jenazah Taufiq dan Tutik disemayamkan di Masjid At Taqwa Suronatan.
Sekadar diketahui, Taufiq adalah kader Muhammadiyah. Ia aktif dalam kegiatan tabligh.
BERITA LAIN: Suka Lari? Ikuti Ambarrukmo Volcano Run, Digelar 28 Mei

Begitu pula Tutik, isterinya. Wanita ini dikenal sebagai ustadzah, sekaligus pejuang pendidikan.
Taufiq dan Tutik meninggalkan anak semata wayang, Nabilah Amalia. Seorang menantu dan dua cucu.
Setelah shalat Ashar, suami-isteri ini dibawa ke Pemakaman Khusnul Khotimah, Kulon Progo.
Ribuan orang melepas kepergian Taufiq dan Tutik selama-lamanya. Taufiq dan Tutik dimakamkan berdampingan.
Selamat jalan pejuang pendidikan. Husnul khotimah… (*)
BERITA REKOMENDASI
Dies Natalis ke-40, UMBY Siapkan Buka Program Magister Manajemen dan Psikologi
- 1 Oktober 2026 20:22 WIB
Rektor UMBY, Agus Slamet mengatakan UMBY sedang menuju ke kampus unggul.
Didampingi Gusti Prabukusumo, Joxzin Lawas Gerudug Muntilan, Ini yang Dilakukan
- 23 Juli 2026 10:34 WIB
Dewan Pembina Joxzin Lawas, Arya Ariyanto memberi apresiasi kepada Joxzin Lawas yang kegatannya selalu memberi manfaat bagi masyarakat .
Budi Waljiman Apresiasi Dedikasi Paskibraka
- 20 Agustus 2026 06:44 WIB
Pengalaman menjadi anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan pelaksanaan tugas upacara kenegaraan
Zya Labiba: Industri Mebel dan Kerajinan Sumbang PDB dan Devisa Ekspor
- 15 Juli 2026 14:50 WIB
Pengamatan Zya, integrasi unsur budaya lokal mampu menciptakan keunggulan unik yang sulit ditiru negara kompetitor di pasar global.
WJNC 2026 Digelar 7 Oktober, Pawai di Jalan Malioboro hingga Titik Nol
- 10 September 2026 06:42 WIB
Pawai berangat dari DPRD DIY. Melakukan performance di depan Kepatihan.
YK Festisale Digelar Selama Sebulan, 57 Hotel Beri Diskon Hingga 55 Persen
- 30 September 2026 23:13 WIB
Penyelenggaraan YK Festisale untuk mendorong promosi, transaksi, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ngulik Sejarah Kasultanan Yogyakarta, Sultan HB X Sambangi Petilasan Pangeran Mangkubumi di Sragen
- 10 Juli 2026 09:04 WIB
Pangeran Mangkubumi diangkat menjadi raja pertama Kasultanan Yogyakarta dengan gelar Sampeyan Dalem Sinuwun Kanjeng Susuhunan Senapati ing Ngalaga Ngabdurrahman Sayidin Panatagama Khalifatullah.
Pengangguran Capai 5,72 Persen, Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta Gelar Job Fair
- 13 Juli 2026 21:57 WIB
Seluruh rangkaian job fair tidak dipungut biaya atau gratis. Proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan oleh masing-masing perusahaan peserta.