oleh

Puskesmas Ngampilan Swab Orang dalam Gangguan Jiwa

YOGYAKARTA – Terjawab sudah penasaran sekaligus kekhawatiran warga RW 6 Notoprajan, Kelurahan Notoprajan, Kecamatan Ngampilan.

Siang tadi, tim medis dari Puskesmas Ngampilan mendatangi wilayah RT 35. Di tempat ini,  petugas melakukan swab antigen terhadap penduduk bernama Agung Sedayu.

Pasalnya sekitar seminggu lalu, orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) ini sering batuk. Suara batuknya terdengar karena saking kerasnya.

Saat ditanya Ketua RT 35 Dian Fahri, Agung mengaku sakit tenggorokan. Sakitnya luar biasa.

Agung juga sering pusing. Juga berkali-kali demam. Satu lagi, mengaku kehilangan memori.

BACA JUGA: Lindungi Warga dari COVID-19, HeHa Sky View Gelar Vaksinasi

“Ia kedinginan berkali-kali. Terakhir ketika saya lihat tidur di emperen toko di Jalan KHA Dahlan,” ujar Fahri.

Kondisi kesehatan Agung membuat warga RW 6 resah. Akhirnya, Ketua RW 6 Mulyono menyampaikan keresahan warga kepada kepala Kemantren Ngampilan, Endah Dwi Dinyastuti SE MM.

Mendengar laporan tersebut, Endah langsung berkoordinasi dengan Puskesmas dan Kelurahan Notoprajan. Akhirnya, siang ini tim medis melakukan swab terhadap Agung.

“Harus segera diketahui supaya bisa dilakukan tindakan berikutnya,” kata Endah.

BACA JUGA: Dinkes Bantul Buka Lowongan Kerja, Ini yang Dibutuhkan

Ketua RW 6 Mulyono memanggil Agung. Lalu, diminta duduk di barat Masjid Poesaka.

Semula tim medis kesulitan melakukan swab terhadap Agung. Penyebabnya, Agung mengibaskan wajah saaat hidung  disogok.

Setelah Agung dikendalikan, swab selesai. Lima belas menit kemudian, hasil swab keluar.

“Alhamdulillah. Hasilnya negatif,” kata Mulyono. (nik/asa)