oleh

Asyiknya Minum Bandrek di Terowongan Nagreg

BANDUNG – Siapa tak kenal Nagreg? Di kecamatan ini terdapat semi terowongan yang dibangun tahun 2009.

Panjang terowongan 400 meter.  Di kanan kiri terowongan dipasang balok. Balon berfungsi menahan longsoran batuan dari tebing sisi kiri dan kanan jalan.

Terowongan Nagreg sering menjadi tempat istirahat bagi pengendara yang akan melewati Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Bangunan terowongan yang eksotis ini juga kerap menjadi tempat selfie pengendara atau anak-anak muda yang sedang berwisata.

Terowongan Nagreg berada di wilayah administratif Kecamatan Ngagreg. Nagreg adalah kecamatan paling timur di Kabupaten Bandung.

BACA JUGA: Erina Sabrina: Penyiar adalah Penyeru Kebaikan

Kecamatan ini berjarak sekitar 55 kilometer di  timur Kota Bandung. Nagreg menjadi penghubung jalur transportasi Kota Bandung dengan Garut, Tasikmalaya dan Ciamis.

Itulah sebabnya, Nagreg rawan macet saat mudik Lebaran atau libur panjang.  Namun bagi masyarakat luar Kabupaten Bandung, terowongan Nagreg menjadi daya tarik tersendiri.

Sembari melepas lelah, banyak pengendara yang istirahat di depan pintu terowongan. Mereka parkir di sisi kiri jalan.

Petugas melarang pengendara sepeda motor parkir dalam terowongan.

BACA JUGA: Kota Yogyakarta jadi Lokasi Pelatihan Peningkatan Keahilan Talenta Digital

TEROWONGAN NAGREG: JAdi tempat selfi. (alam/zonajogja.com)

“Bahaya bagi diri sendiri dan orang lain,” ujar tukang parkir.

Di tempat ini terdapat beberapa warung yang menjajakan berbagai minuman hangat dan panganan ringan.

Pengunjung bisa menikmati kopi, susu dan teh. Ada pula bandrek yang  menjadi minuman khas di Jawa Barat.

Tak berlebihan dikatakan, terowongan Nagreg menjadi destinasi wisata. Pengunjung mengabadikan kedatangan di tempat ini dengan foto latar belakang terowongan dan tebing. (naz/asa)