oleh

Sandiaga Uno Apresiasi Event Berbasis Kearifan Lokal

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI  mendukung program Dinas Pariwisata DIY menggelar Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro.

Menparekraf  Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi semangat kolaborasi para stakeholders pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta mengemas event berbasis kearifan lokal.

“Tren terbaru di industri parekraf mendorong terciptanya segmentasi pariwisata yang lebih personalize, customize, localize, dan smaller in size. Event Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro hadir sebagai ciri destinasi dan atraksi wisata, sebagai wujud pelestarian budaya,” kata Sandiaga.

Sandiaga sangat mengapresiasi pentahelix strategy yang telah diterapkan dengan baik melalui kolaborasi antara Keraton Yogyakarta, Pemda DIY, Bregada Rakyat dan seniman.

BACA JUGA: Melihat Kuda Berdiri dan Menari di Pituruh Purworejo

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Angela Tanoesoedibjo menyebut Atraksi Budaya Bregada Rakyat adalah inovasi  pengembangan event berbasis kearifan lokal di destinasi super prioritas.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Pariwisata Kemenparekraf RI, Rizki Handayani berharap Atraksi Budaya Bregada Rakyat berjalan lancar dan sukses.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menyebutkan saat ini terdapat ratusan komunitas bregada rakyat yang tersebar di Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul.

Dinas Pariwisata DIY melakukan revitalisasi Bregada Kerakyatan yang berjaga di Malioboro.

“Kami dibantu Deputi Pengembangan Produk Wisata dan Kegiatan untuk merevitalisasi dari sisi tata lampah, tata gendhing dan tata busana. Tentu ini akan menjadikan Bregada Kerakyatandi Malioboro semakin  menarik,” terangnya.

BACA JUGA: RAPI Daerah 21 Kalbar Buka Posko Peduli Musibah Banjir

Ada empat lokasi yang menggelar atraksi bregada. Pertama, Kampung Sosrowijayan dengan atraksi Bregada Saeko Kapti mengusung potensi kuliner utamanya jajanan tradisional.

Kedua, Kampung Sosromenduran. Terdapat atraksi Bregada Wirososro dengan penampilan heritage dan kawasan homestay yang menarik.

Ketiga, Kampung Ngampilan. Ada atraksi Bregada Rekso Winongo dengan potensi UMKM busana dan souvenir.

Keempat, Kampung Suryatmajan Ada atraksi Bregada Suryatmaja dengan kampung berjulukan  “urban farming” yang menghasilkan sayuran, buah, dan makanan olahannya dengan cita rasa yang unik.

Seluruh rangkaian event Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro diluncurkan secara resmi tanggal 9 November 2021 di Hotel Inna Garuda Malioboro. (*/asa)