Tak Efektif, Komisi Yudisial Mengawasi Hakim

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Komisi Yudisial (KY) menjadi macan ompong bila tugas pengawasan terhadap hakim tanpa melibatkan peran masyarakat.
“Kinerja Komisi Yudisial juga tidak bisa maksimal jika para komisionaris dan lembaganya bertindak sendiri dalam mengawasi hakim,” kata Dekan Fakultas Hukum UWM, Kelik Indro Suryono SH MHum dalam workshop “Sinergitas Komisi Yudisial dan Masyarakat dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Perilaku Hakim (18/11/2021).
Acara ini merupakan kerjasama Komisi Yudisial dan Fakultas Hukum UWM. Dihadiri Kepala Biro Pengawasan Perilaku Hakim Setjen Komisi Yudisial, Dr Mulyadi SH MSE.
Juga hadir akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta, mahasiswa Jurusan Hukum UWM, organisasi advokat, dan LSM.
Kelik menegaskan, tanggung jawab pengawasan hakim menjadi tugas Komisi Yudisial. Karena substansi pengawasan berkaitan implementasi Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).
BACA JUGA: 30 Bocah Ikuti Kompetisi Musik di Atrium Hotel, Ini Hasilnya

ANTUSIAS: Peserta workshop “Sinergitas Komisi Yudisial dan Masyarakat dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Perilaku Hakim. (mkb/zonajogja.com)
“Masalahnya, Komisi Yudisial sebagai lembaga publik tidak selalu efektif pengawasannya,” kritik Kelik.
Kepala Biro Pengawasan Perilaku Hakim Setjen Komisi Yudisial, Dr Mulyadi SH MSE mengatakan workshop adalah langkah positif bagi KY dalam proses menyusun strategi.
Termasuk melaksanakan pengawasan terhadap perilaku hakim.
“Kami bekerja untuk menegakkan dan mengawasi pelaksanaan KEPPH yang disepakati Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial,” kata Mulyadi.
Melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim atau tidak menjadi peramater mengukur integritas hakim.
Kata Mulyadi, pengawasan terhadap hakim dari berbagai sudut pandang. Antara lain berdasarkan laporan masyarakat.
Laporan masyarakat tentang hakim sangat penting untuk menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran, dan martabat hakim.
(mkb/asa)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Mau Rasa Beda? Coba Rasakan Nikmatnya Kopi Nirmalagiri
- 26 September 2026 08:40 WIB
Koling dan Darling Merapi didukung Pemda DIY melalui Dana Keistimewaan dan Bank Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Pelatih Timnas Wanita Indonesia Pantau MLSC Yogyakarta Seri 1, Sebut Turnamen Bentuk Ekosistem Sepakbola Putri yang Bagus
- 19 September 2026 22:09 WIB
Pertandingan yang disaksikan ratusan penonton ini dipantau Pelatih Timnas Wanita Indonesia, Satoru “Mochi” Mochizuki.
Tim Catur Kota Yogyakarta Juara Umum, Dapat 7 Emas 5 Perak 5 Perunggu
- 25 Agustus 2026 19:52 WIB
Kejuaraan tahun ini menjadi ajang mencetak prestasi para pecatur muda, termasuk memburu tiket menjadi atlet daerah yang akan berlaga di tingkat nasional.
Paniradya Kaistimewan Publikasikan Program SRS, Pengunjung Disuguhi Teh Kraton Yogyakarta
- 25 September 2026 20:35 WIB
Selain simposium, juga ada pameran dan panggung hiburan di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY.
Dakwah Wisata, Suara Muhammadiyah Buka Toko Oleh Oleh 1915
- 11 Agustus 2026 13:07 WIB
Toko Oleh Oleh 1915 merupakan yang pertama dimiliki Muhammadiyah.
Hongqi House Mampang jadi Pintu Rumah Pertama di Indonesia
- 26 September 2026 07:03 WIB
Hongqi memastikan pengalaman Neo-Chinese Luxury tidak hanya hadir melalui E-HS9, tetapi juga melalui cara pelanggan dilayani.
SDM Sapen Juara KU 12 Lagi, SD Tarakanita Bumijo 1 Juara KU 10
- 21 September 2026 07:47 WIB
Pada babak kedua, SD Muhammadiyah Sapen mulai merapikan strategi dan bermain lebih terukur lewat umpan pendek.
Melihat Pelajar Adu Argumen di Gedung Parlemen
- 14 Agustus 2026 08:09 WIB
Olimpiade dirancang dua babak penilaian untuk memastikan pemenang memiliki keunggulan substantif.

Saat ini belum ada komentar