Tutup
Kronika

LSBO DIY Bikin Talkshow, Bisakah Seni Budaya Redam Kejahatan Jalanan?

57
×

LSBO DIY Bikin Talkshow, Bisakah Seni Budaya Redam Kejahatan Jalanan?

Sebarkan artikel ini
KOLABORASI: Sukseskan kegiatan malam seribu bulan. (lsbodiy)

BANTUL, ZonaJogja.Com – Banyak cara menyemarakkan bulan Ramadan. Tahun ini, Lembaga Seni Budaya dan Olahraga Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LSBO-PWM) DIY kembali bikin acara.

Acaranya bertajuk “Kegiatan Malam Seribu Bulan”. Digelar di SMK Muhammadiyah 1 Bantul,  pukul 20.00 – 22.30, malam nanti (26/4/2022).

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Tahun ini adalah perhelatan ke-6 sejak kali pertama diselenggarakan tahun 2016. Kota Yogyakarta dan 5 kabupaten di DIY telah menjadi tuan rumah.

“Tahun ini kabupaten Bantul ketempatan untuk kedua kalinya. Terimakasih kepada Pak Herimawan,” kata Ketua LSBO PWM DIY, Akhir Lusono.

Herimawan SPd adalah kepala sekolah SMK Muhammadiyah 1 Bantul.

Lantas, apa suguhan “Kegiatan Malam Seribu Bulan” kali ini? Acaranya dikemas dengan serius, tetapi tetap santai.

Ada talkshow dengan tema “Peran Seni Budaya Dalam Memberantas Kejahatan Jalanan”.

BACA JUGA: Srawung Saklawase: Kumpul, Ngobrol dan Kuliner

Menghadirkan Kepala BBPPMPV Seni Budaya Yogyakarta, Dr Dra Sarjilah MPd; dan Ketua Kwarpus Gerakan Kepanduan HW, Drs Endra Widyarsono MM MPd.

Juga hadir Budayawan Muhammadiyah,  Ki H Ashad Kusumadjaya; dan pegiat LSBO,  Ahmad Badawi. Dialog dimoderatori Akhir Lusono.

Tema ini sebagai bentuk keprihatinan kejahatan jalanan yang sampai merenggut nyawa manusia. Pertanyaannya, apakah seni budaya dapat berperan mengendalikan kejahatan jalanan?

“Kami akan gali dari para narasumber. Muhammadiyah harus  cawe-cawe,” lanjut Lusono.

Selain talkshow, juga ada  sulukan, macapat, geguritan, puisi dan orkes keroncong. Acara ini dihadiri Ketua  PWM DIY, H Gita Danupranata SE MM dan Ketua PDM Bantul, Dra Sahari.

Gita akan  memberi pengantar diskusi.

“Acaranya bagus. Semoga lancar dan bermanfaat,” kata Herimawan.

 

(aza/asa)