SLEMAN, ZonaJogja.Com – Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki menyebutkan mahasiswa akan bertemu dengan para pelaku UMKM di lokasi kuliah kerja nyata.
Teten mengatakan, struktur perekonomian di Indonesia didominasi UMKM.
“Sebesar 99,9 persen pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM. Jadi di daerah para mahasiswa akan bertemu dengan pedagang kecil, prajin dan petani skala kecil,” kata Teten pada acara pengarahan dan penerjunan mahasiswa, DPL, Korwil KKN-PPM UGM periode 2 Tahun 2023 di Balairung UGM (23/6/2023).
Teten mengajak mahasiswa dapat membantu pengembangan usaha masyarakat. Dapat belajar menjadi enterpreneur selama KKN.
BERITA LAIN: Ketua PHRI DIY Sampaikan Pesan Penting soal Wisata Religi, Ini Katanya
“Ini untuk mendukung roadmap besar Indonesia menuju negara maju di tahun 2045. Menjadi lima besar kekuatan ekonomi dunia,” ujar Teten.
Indonesia saat ini baru memiliki 3,47 persen entrepreneur. Padahal negara maju pebisnisnya minumum 4 persen.
Rektor UGM, Prof dr Ova Emilia, MMedEd SpOG(K) PhD mengatakan KKN menjadi mata kuliah wajib sejak tahun 1971.
KKN sebagai bentuk komitmen dan kontribusi UGM mewujudkan program pengabdian dan implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi bagi peningkatan pembangunan berkelanjutan.
BERITA LAIN: Bersepeda, Ratusan Alumni Muhi Datangi Sekolah Muga di Wirobrajan
Mengusung tema Inklusi Mengabdi Bersama Masyarakat, KKN kali ini menguatkan kiprah UGM dalam program pembangunan masyarakat.
Antara lain pengentasan kemiskinan, penguatan karakter kebangsaan, kepedulian, gotong royong, dan pelibatan di lingkungan sosial.
KKN-PPM UGM kali ini menerjunkan 7.079 mahasiswa dari 19 fakultas. Mereka disebar di 31 provinsi, 97 kabupaten, 204 kecamatan, dan 400 desa se-Indonesia. (*)











