ZonaJogja.Com – Guru besar di Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bertambah lagi.
Kali ini, giliran Rektor UAD, Dr Muchlas MT yang dikukuhkan sebagai profesor.
Muchlas adalah guru besar ke-11 di UAD. Acara pengukuhan dilangsungkan hari ini (29/9/2023) di Amphitarium Lantai 9 Kampus 4 di Jalan Kolektor Ring Road Selatan, Bantul.
Ratusan tamu undangan menyaksikan pengukuhan Muchlas, sosok bersahaja yang ramah dengan siapapun.
Mulai kepala daerah, pejabat pemerintah, dosen, LLDikti Wilayah V, Kopertais Wilayah III, APTISI Wilayah V, ketua organisasi otonom Muhammadiyah, hingga kalangan profesional.
BERITA LAIN: Ku Aman Ada LPS, Lagu yang Bikin Nasabah jadi Lega Nabung di Bank

Antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir MSi.
Haedar duduk di kursi deretan paling depan di sayap kiri. Didampingi sejumlah pengurus PP Muhammadiyah.
Puluhan karangan bunga ucapan selamat bertebaran di kampus 4. Ucapan datang antara lain dari kepala daerah, rektor, dosen, pengusaha, profesional maupun perseorangan.
Sidang acara pengukuhan dibuka Ketua Senat, Prof Dr Dwi Sulisworo MT. Dilanjutkan pembacaan surat keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia tentang Kenaikan Jabatan atas nama Prof Dr Muchlas MT.
Sebelum pidato pengukuhan, ditayangkan kisah perjalanan hidup Muchlas dari masa kanak-kanak hingga menjadi profesor.
BERITA LAIN: LPS Memang Top ! Cakupan Penjaminan Simpanan di Atas Amanat Undang Undang
Para hadirin sempat tersenyum saat menyaksikan foto Muchlas semasa kanak-kanak. Foto Muchlas saat mengendarai mobil-mobilan.
Melihat reaksi para hadirin melihat foto dirinya, Muchlas pun tersipu. Usai pemutaran riwayat, Muchlas lantas menyampaikan pidato pengukuhan.
Muchlas menyampaikan pidato berjudul Transformasi Pendidikan Teknik dan Vokasi di Era Industri 5.0 Melalui Pengembangan Laboratorium Virtual.
Penggunaan laboratorium virtual merupakan jawaban praktik dengan piranti elektronik analog yang lebih rumit daripada praktik dengan piranti digital.
“Sehingga menciptakan situasi praktik yang tidak menyenangkan,” kata Profesor Muchlas.
Saat ini muncul kebutuhan membuat aktivitas praktik yang menyenangkan dan tidak rumit.
BERITA LAIN: Kampus jadi Rumah Bersama, Hebat Pun Bersama-sama

Caranya dengan menggeser kegiatan hands-on ke simulasi. Selain itu, penyediaan laboratorium virtual elektronika dasar adalah kebutuhan untuk mendukung pembelajaran online yang semakin besar.
Profesor Muchlas mengusulkan agar Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah dapat membantu membangun laboratorium virtual untuk semua disiplin ilmu keteknikan dan vokasi.
“Laboratorium ini nantinya dapat diakses semua dosen dan mahasiswa PTM dan PTMA,” kata Profesor Muchlas.
Usai menyampaikan pidato, dilanjutkan pengukuhan Prof Dr Muchlas MT sebagai Guru Besar oleh Ketua Senat Prof Dr Dwi Sulisworo MT, didampingi Sekretaris Senat Dr Zahrul Mufrodi ST MT. (*)











