Gebyar Musik Istimewa Tutup Kegiatan Peringatan 12 Tahun UUK DIY, Alun-Alun Wates jadi Lautan Manusia

ZonaJogja.Com – Ribuan orang menyaksikan Gebyar Musik Istimewa di Alun-alun Wates, Kulonprogo, Kamis (12/9/2024) malam.
Acara ini menandai penutupan seluruh kegiatan memperingati 12 tahun Undang Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Masyarakat berduyun-duyun sejak pukul 19.00. Mereka yang datang tak hanya dari Kulon Progo. Puluhan, bahkan ratusan penonton datang dari wilayah Jawa Tengah.
Warga dari berbagai usia langsung duduk di alun-alun, menyebar di depan panggung utama yang megah.
Di sebelah panggung utama terdapat dua panggung berukuran lebih kecil untuk pengisi musik.
Sementara di pinggiran alun-alun terdapat 26 stand yang menjual produk UMKM dari Kabupaten Kulon Progo.
BERITA LAIN: Mas Kimpling, Panjenengan Orang Baik, Aku Sedih Kehilanganmu..

ENERJIK: Penampilan penari dari Sanggar Angin Angin Yogyakarta, (istimewa)
Saat pembaca acara Alit Jabang Bayi mengumumkan acara segera dimulai, para penonton yang masih berada di luar alun-alun bergegas menuju lokasi acara.
Di jalan, polisi sibuk mengatur ribuan sepeda motor dan mobil pribadi yang sama-sama bergerak mendekati kawasan Alun-alun Wates.
Alun-alun Wates menjadi lautan manusia. Mereka menyaksikan pentas Gebyar Musik Istimewa yang digelar pukul 20.00 hingga 24.00.
Gebyar Musik Istimewa merupakan event yang digarap Paniradya Kaistimewaan bersama Dinas Pariwisata Kulon Progo. Acara ini didukung Dana Keistimewaan 2024.
Pentas dibuka penampilan Orkes Wedang Uwoh Polwan Polres Kulonprogo. Mereka mengenakan seragam yang dihias dengan aksesoris.
BERITA LAIN: Datangi Kemantren Gondokusuman, Delegasi Malaysia Belajar Reproduksi Remaja

MUSIK KREATIF: Orkes Wedang Uwoh Polwan Polres Kulonprogo membuka Gebyar Musik Istimewa. (istimewa)
Memakai topi lapangan warna warni, puluhan polisi wanita menyuguhkan perpaduan musik gamelan, perkusi dan kulintang.
Dilanjutkan pemutaran video rangkaian kegiatan peringatan Undang Undang Keistimewaan di Kulon Progo, Bantul, Sleman, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta.
Suasana semakin meriah saat penampilan tiga penyaji terbaik Lomba Kreativitas Tari Keistimewaan. Yakni, Sanggar Sekar Jayashree dari Sleman, Sanggar Angin Angin (Yogyakarta), dan Sanggar Langit Alang (Kulon Progo).
Tiga penyaji terbaik lomba kreativitas tari keistimewaan. Sanggar Sekar Jayashree (sleman), Sanggar Angin Angin (Yogyakarta), Sangat Langit Alang Alang (Kulon progo)
Penjabat Bupati Kulon Progo, Sri Nurkyatsiwi dalam sambutannya mengatakan UUK DIY telah menjadi inspirasi, dan mengisi pembangunan di Kulon Progo.
BERITA LAIN: UAD Gelontorkan Beasiswa Rp 12 Miliar, Mahasiswa Baru Ikuti Program Pengenalan Kampus

PEMENANG: Penjabat Bupati Kulon Progo, Sri Nurkyatsiwi didampingi Paniradya Pati Kaistimewan, Aris Eko Nugroho menyerahkan pemenang Lomba Kreativitas Tari Keistimewaan. (istimewa)
“Karena itu, kami ingin menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur DIY melalui Paniradya Kasitimewan yang telah mempercayakan kepada kami untuk mengelola Dana Keistimewaan,” kata Siwi.
Siwi menyatakan, UUK DIY telah memiliki makna bagi pembangunan di DIY. Antara lain membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berpesan agar masyarakat bisa memanfaatkan UUK DIY yang terbukti memberi manfaat bagi masyarakat.
“Tak ada gunanya Danais bila tidak ada partisipasi masyarakat. Mari bersama-sama membangun Kulon Progo menjadi lebih baik, bermartabat dan berbudaya,” ajaknya.
Acara berikutnya sajian Gendhing Keistimewaan yang menampilkan tiga finalis. Yakni Mahasiswa Cinta Karawitan (MCK) dari Bantul, Pawirakarta (Yogyakarta) dan Cahyo Pepajar (Sleman).
BERITA LAIN: 91 Pedagang TM2 Setuju Relokasi, Berterimakasih Dapat Tempat Gratis di Lokasi Strategis

BIUS PENONTON: Penampilan NdarBoy di akhir pentas yang menyihir penonton. Tampak Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito ikut bernyanyi di panggung. (istimewa)
Hasilnya, Terbaik 1 diraih MCK, Pawiakarta (Terbaik 2), dan Cahyo Pepajar meraih Terbaik 3.
Jam hampir menunjukkan pukul 23.00. Paniradya Pati Kaistimewan, Aris Eko Nugroho menutup seluruh rangkaian kegiatan peringatan 12 tahun Undang Undang Keistimewaan DIY.
Tapi, masyarakat tetap tak beranjak dari alun-alun. Bahkan, penonton terus berdatangan. Ya, mereka menunggu penampilan NdarBoy sebagai bintang tamu.
Penonotn tepuk tangan saat vokalis NdarBoy, Helarius Daru Indrajaya tampil di panggung. Daru yang memakai kaos abu-abu dengan warna jins ini membuka perjumpaan dengan fans lewat tembang berjudul Pamer Bojo.
Lalu,Wong Sepele, Pray Layar, Mendung Tanpo Udan dan Rungkad. Setelah hampir satu jam manggung, NdarBoy memungkasi pertemuan dengan lagu berjudul Koyo Jogja Istimewa. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Mau Rasa Beda? Coba Rasakan Nikmatnya Kopi Nirmalagiri
- 26 September 2026 08:40 WIB
Koling dan Darling Merapi didukung Pemda DIY melalui Dana Keistimewaan dan Bank Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
MLSC 1 Yogyakarta Lahirkan Juara Baru, Bukti Ekosistem Kompetisi Makin Terbentuk
- 21 September 2026 08:03 WIB
Hadirnya juara baru diapresiasi Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Welly Arisanto.
Percasi Ingin Yogyakarta jadi Kota Catur, jadi Olahraga Populer ke-2 Setelah Sepakbola
- 16 Agustus 2026 16:41 WIB
Percasi juga menargetkan catur menjadi olah raga nomor 2 paling populer di sekolah setelah sepak bola.
Teater Jogja Manggung, Pentaskan Saksi Mata dan Telinga Karya Seno Gumira
- 30 September 2026 12:24 WIB
Dalam pentas kali ini, Teater Jogja menempatkan seni teater sebagai medium pembacaan kritis atas kenyataan sosial.
Dapat 7 Emas, Kabupaten Bantul Juara Umum Porprida DIY
- 23 September 2026 19:56 WIB
Kabupaten Bantul mengumpulkan 21 medali dari 10 cabang olahraga yang dipertandingkan.
LPS Tekankan Tiga Kunci Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko BPRS
- 15 September 2026 18:38 WIB
Tata kelola dan kepatuhan tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai pemenuhan kewajiban regulasi.
Setahun Tercatat 1.000 Kasus TB di Kota Yogyakarta, Serang Saat Daya Tahan Tubuh Lemah
- 20 Agustus 2026 06:29 WIB
ACF adalah penemuan kasus tuberculosis yang tidak terdeteksi melalui kegiatan pro-aktif mencari orang berisiko, bergejala dan melakukan deteksi dini.
Hongqi House Mampang jadi Pintu Rumah Pertama di Indonesia
- 26 September 2026 07:03 WIB
Hongqi memastikan pengalaman Neo-Chinese Luxury tidak hanya hadir melalui E-HS9, tetapi juga melalui cara pelanggan dilayani.

Saat ini belum ada komentar