Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah bakal memiliki pedepokan seluas kurang lebih 1.400 meter per segi.
Lokasinya berada di komplek SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Jalan Pramuka 62 Umbulharjo.
Lahan yang akan didirikan padepokan modern ini merupakan tanah wakaf yang selama ini dikelola Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kotagede.
Bangunan terdiri 3 lantai. Lantai 1 berupa gedung olahraga yang dilengkapi 3 tribun. Lantai 2 untuk perkantoran dan ruang kebugaran. Sedangkan lantai 3 untuk penginapan.
BERITA LAIN: Anak Anda Kesulitan Belajar di Sekolah dan Rumah? Manfaatkan Saja Program Ini, Gratis !
Ketua PP Tapak Suci, Afnan Hadikusumo mengatakan, padepokan untuk meningkatkan kapabilitas Tapak Suci.
Padepokan untuk mengintegrasikan dan memajukan pendidikan dan ekonomi, dan memperkuat pondasi pembinaan kader dan pelestarian seni beladiri.
Padepokan menjadi sarana pengembangan kualitas dan kapasitas building pelatih dan cantrik.
Menjadi tempat latihan yang representatif dan nyaman. Padepokan juga bisa menjadi tempat penginapan para tamu.
Hanya, pembangunan padepokan Tapak Suci menjadi tantangan bersama.
BERITA LAIN: Kesbangpol Kota Yogyakarta Buka Sekolah Demokrasi, Ini Manfaatnya

“Salah satunya dalam memenuhi seluruh pembiayaan pembangunan padepokan,” kata Afnan pada acara peletakan batu pertama pembangunan padepokan, hari ini (19/4/2025).
Acara ini dihadiri Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO), Dr Gatot Sugiharto SH MH, Sekretaris PP Tapak Suci, Ari Rusdiantara beserta perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah.
Itulah sebabnya, PP Tapak Suci terus bersinergi dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir, serta sponsorship untuk penggalangan dana.
“PP Muhammadiyah siap membantu, termasuk beberapa sponsor,” terang Afnan.
BERITA LAIN: Disurvei, Pelaku Industri Pariwisata di DIY Minta Inpres 1/2025 Ditinjau Ulang
Lantas, berapa biaya pembangunan padepokan? Sekretaris PP Tapak Suci, M Ari Rusdiantara mengatakan pembangunan padepokan dianggarkan Rp 18 miliar.
Selain melakukan komunikasi dengan PP Muhammadiyah dan sponsorship, juga ada skenario melakukan penggalangan dana.
Ari mengatakan, penggalangan dana akan dipertimbangkan untuk membiayai pembangunan padepokan.
Anggota Tapak Suci se-Indonesia saat ini tercatat sekitar 1 juta orang. Jumlah ini menjadi potensi bila skenario penggalangan dana dilakukan.
“Katakanlah setiap anggota donasi 10 ribu rupiah, berarti sudah terkumpul 10 miliar rupiah,” ujar Ari. (*)











