UMKM Pangan Miliki Peran Penting Mewujudkan Perbaikan Gizi

Sleman, ZonaJogja – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokan.
Para pelaku usaha lokal di bidang pangan mempunyai peran penting memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.
Itulah pesan yang disampaikan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam acara sosialisasi pelatihan dengan para pelaku UMKM di Hotel Alana, Yogyakarta, 2-4 Juli.
MBG mendorong keterlibatan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokannya, yang pada gilirannya dapat memperkuat ekonomi lokal.
Sosialisasi dibuka perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Rima Nurisa Brahmani; dan Kesehatan Masyarakat Punik Mumpuni Wijayanti, dan Titik Susilowati.
Badan Gizi Nasional hadir untuk mewujudkan generasi emas bangsa dapat benar-benar direalisasikan.
BERITA LAIN:Motoran Sejauh 170 Kilometer, Forum Jurnalis Jogja Ngulik Sejarah Perjuangan Pangeran Diponegoro
“Tentunya Badan Gizi Nasional hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan integrasi program-program gizi di tingkat nasional maupun di daerah. Melalui badan ini, diharapkan upaya penanganan masalah gizi dapat dilakukan secara lebih terpadu, efektif, dan berkelanjutan,” kata Rima Nurisa Brahmani.
Program MBG penting bagi pertumbuhan anak anak bangsa. Masa pertumbuhan perlu disokong dengan asupan gizi yang baik.
Itulah sebabnya, negara ingin memastikan terjadi pemenuhan kebutuhan gizi anak anak sekolah dalam rangka mewujudkan generasi Emas Indonesia di 2045.
“MBG akan menyasar pada 3.000 anak sekolah dengan jarak 15 menit dari dapur. Petani dan pengusaha juga bisa menjadi mitra badan gizi nasional, karena dapur sehat membutuhkan bahan baku dari supplier yang berasal dari masyarakat,” lanjut Rima.
BERITA LAIN: Kirab Suran Mbah Demang, Jalan Godean Km 5 Nanti Malam Ditutup
Program MBG akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerjasama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Kesehatan Masyarakat, Punik Mumpuni Wijayanti menyampaikan gizi yang baik adalah dasar bagi kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas. Kekurangan gizi akan berdampak pada penurunan fungsi kognitif dan daya tahan tubuh, serta memicu masalah kesehatan seperti stunting, wasting, dan kekurangan mikronutrien.
“UMKM pangan berperan penting sebagai penyedia makanan harian masyarakat. Menu yang disajikan UMKM berkontribusi besar terhadap pola konsumsi dan status gizi masyarakat,” terang Punik Mumpuni.
Gizi masyarakat adalah tanggung jawab bersama. UMKM pangan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan.
BERITA LAIN: Disurvei LPS, Responden Bilang 3 Bulan Mendatang Waktu Tepat Menabung
Sementara itu, Titik Susilowati mengungkapkan tujuan utama program MBG untuk mengurangi angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya kelompok rentan yang meliputi balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Program MBG untuk memastikan kebutuhan gizi harian masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan ibu, dapat tercukupi dengan baik sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG),” ujar Titik Susilowati.
Program MBG juga bertujuan meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah.
Menyediakan makanan sehat di sekolah diharapkan dapat mendukung konsentrasi siswa dan meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan belajar, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Program MBG diharapkan dapat menurunkan prevalensi stunting dan malnutrisi, terutama pada kelompok rentan.
Memberi makanan bergizi secara teratur, anak-anak dan ibu hamil serta menyusui akan mendapatkan manfaat kesehatan signifikan. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Budi Waljiman Apresiasi Dedikasi Paskibraka
- 20 Agustus 2026 06:44 WIB
Pengalaman menjadi anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan pelaksanaan tugas upacara kenegaraan
Program Bebas Denda Pajak Kendaraan
- 25 September 2026 19:48 WIB
Program berlangsung hingga 30 September 2026. Siapkan dokumen yang dibutuhkan. Segera datang ke layanan Samsat terdekat
Hasil SNLIK 2026 Diumumkan, Program Literasi LPS Bergeser
- 11 Agustus 2026 19:58 WIB
Analisis hasil SNLIK 2026 menunjukkan program literasi LPS ke depan perlu bergeser dari literasi massal menuju literasi yang terarah, tersegmentasi, dan terukur.
76 Sekolah Ikuti MLSC Yogyakarta Seri 1, 1.294 Atlet Berlaga di Rumput Hijau
- 19 September 2026 22:04 WIB
MLSC bertujuan mempopulerkan sepak bola putri agar dapat membawa nama Indonesia ke pentas dunia di masa depan.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DIY Meninggal Dunia
- 3 Oktober 2026 19:41 WIB
Kabar meninggalnya bendahara DPD Partai Gerindra DIY itu disampaikan melalui akun instagram Gerindra DIY.
Klaim Vape Tidak Menyebabkan Diabetes Berpotensi Menyesatkan Publik, Pemerintah Diminta Waspadai Narasi Industri Rokok
- 19 Oktober 2026 07:17 WIB
Belum terbuktinya vape menyebabkan diabetes secara akdemis bukan berarti vape aman.
Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci
- 3 Oktober 2026 08:13 WIB
Sebanyak 500 anggota menyandang “pendekar” yang tersebar di berbagai kepengurusan Tapak Suci di Indonesia.
12 Atlet Penyandang Disabilitas Intelektual dari DIY Berlaga di PESONAS 2026
- 9 Oktober 2026 20:27 WIB
Paku Alam X meminta Special Olympics Indonesia (SOIna) DIY bisa menjaga kesehatan para atlet.

Saat ini belum ada komentar