Beranda » Kampus » Edward, Anak Petani yang Terima Beasiswa Rp 1 Miliar dari Fakultas Kedokteran UAD

Edward, Anak Petani yang Terima Beasiswa Rp 1 Miliar dari Fakultas Kedokteran UAD

Bantul, ZonaJogja.Com – Edward Hikmawan. Anak muda dari Tanjungsari, Bentak, Sidoharjo, Sragen, Jawa Tengah ini mendapatkan beasiswa Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Edward pun dibebaskan dari biaya kuliah hingga jenjang profesi. Edward juga masih menerima uang saku.

Anak pasangan Supriyanto dan Fitri Hidayati ini menjadi lulusan SMA yang beruntung.  Ia sukses mengikuti seleksi Beasiswa Kedokteran yang berlangsung sangat ketat.

Mulai menghadapi ujian akademik, psikotes, hingga wawancara untuk mengukur kesiapan akademik, mental dan spiritual.

“Tahun ini, minat calon mahasiswa pada Program Studi Kedokteran UAD mengalami peningkatan signifikan,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Ir Sunardi ST MT PhD.

BERITA LAIN: Gunakan Sepeda Motor, Pria Ini Jualan Sayur Sejauh 30 Kilometer, Hasilnya Bikin Hidup jadi Bahagia

Tahun ini, jumlah pendaftar Fakultas Kedokteran  mencapai 894 orang. Angka ini meningkat dari tahun 2024 yang berjumlah 640 pendaftar.

“Peningkatan ini menunjukkan  Fakultas Kedokteran UAD semakin dipercaya masyarakat,” imbuh Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, Dr Caraka Putra Bhakti SPd  MPd.

Edward hidup dalam kesederhanaan. Setamat bangku SMP, Edward sekolah di SMA Trensains.

Selama tiga tahun, tradisinya berpikir kritis dan ilmiah berlandaskan nilai-nilai Islam. Juga terbiasa  disiplin dan tanggung jawab.

BERITA LAIN: Lazismu DIY Salurkan Rp 1,6 Miliar kepada 704 Guru Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

Kiprahnya di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) semakin membentuk  Edward  menjadi pribadi yang peka terhadap kebutuhan orang lain.

“Saya memahami menjadi dokter bukan hanya soal ilmu medis. Tapi juga kepemimpinan, empati, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Tantangan terbesar saat mengenyam pendidikan adalah keterbatasan ekonomi keluarga.

Namun kondisi tersebut justru menjadi sumber motivasi. Prinsip hidupnya sederhana. Man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.

Selain itu, Supriyanto dan Fitri Hidayati, orang tuanya, menjadi sumber kekuatan terbesar bagi Edward.

BERITA LAIN: Jaga Nasabah, LPS Perkuat Ketahanan Siber

Meski hanya sebagai petani, orang tuanya selalu memberi semangat, dan menyirami dengan doa-doa.

“Bapak dan ibu tidak pernah membatasi mimpi saya. Justru terus mendorong agar saya menempuh pendidikan setinggi mungkin. Dukungan itu membuat saya yakin, saya tidak berjuang sendiri,” katanya.

Bagi Edward, menjadi dokter adalah jalan dakwah melalui tindakan nyata. Mengobati, melayani, dan menginspirasi.

Ia meyakini UAD tempat terbaik menempuh pendidikan kedokteran. (*)

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

MPP Kota Yogyakarta Buka Layanan Perpanjangan SIM, Proses Cepat dan Mudah

  • 8 Oktober 2026 09:10 WIB

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo mengatakan layanan drive-thru di MPP Kota Yogyakarta untuk memangkas waktu masyarakat  mengurus perpanjangan SIM.

Sambut Allergy Awareness Day, Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Jogja dan Solo Lewat Kampanye #SOYAKINBISA

  • 30 September 2026 14:35 WIB

Melalui Soyalympic, Morinaga Soya ingin terus menemani orang tua memberi dukungan nutrisi dan stimulasi yang tepat.

Promosi Razr Fold di Yogyakarta, Motorola Hadirkan Pengalaman Foldable Premium

  • 6 Agustus 2026 16:41 WIB

Motorola Razr Fold juga menghadirkan pengalaman visual yang imersif melalui layar utama 8,1 inci 2K AMOLED dan layar eksternal 6,6 inci AMOLED.

Mahasiswa UAD Terpilih jadi Google Student Ambassador

  • 8 Oktober 2026 09:27 WIB

Hana mengikuti tantangan dari Gemini dan Google Indonesia, sekaligus membuat konten menarik di media sosial.

Budi Waljiman Apresiasi Dedikasi Paskibraka

  • 20 Agustus 2026 06:44 WIB

Pengalaman menjadi anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan pelaksanaan tugas upacara kenegaraan

Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci

  • 3 Oktober 2026 08:13 WIB

 Sebanyak 500 anggota menyandang  “pendekar”  yang tersebar di berbagai kepengurusan Tapak Suci di Indonesia.

Cintya Dilantik jadi Anggota DPRD DIY, Gantikan Almarhum Koeswanto

  • 21 September 2026 21:06 WIB

Berharap Cintya menjalankan amanah  dengan penuh integritas dan tanggung jawab demi kepentingan masyarakat DIY.

360 Pegawai Negeri di DIY Terima Tanda Kehormatan

  • 7 September 2026 16:46 WIB

Institusi yang kuat bukan hanya memiliki pegawai yang cakap, tetapi juga memiliki mata rantai keteladanan yang tidak terputus.