Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Pelajar SMA 4 Negeri Yogyakarta terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2025.
Namanya Naura Aulia Putri Darmawan. Naura, begitu sering disapa, terpilih dari 369 peserta seleksi. Ia akan dikarantina 15 Juli mendatang.
“Saya kaget mengetahui lolos seleksi Kota Yogyakarta. Karena pesertanya banyak, dan hebat-hebat,” ujar Naura yang saat ini duduk di bangku kelas XI.
Anak ketiga pasangan Christanto Darmawan dan Tri Ningsih ini memang berprestasi. Pernah dinobatkan sebagai komandan peleton terbaik.
BERITA LAIN: Edward, Anak Petani yang Terima Beasiswa Rp 1 Miliar dari Fakultas Kedokteran UAD

Sejak kecil sudah aktif mengikuti kegiatan baris-berbaris. Mulai jadi “Polisi Cilik” hingga Patroli Keamanan Sekolah.
Ketertarikan terhadap baris berbaris terus berlanjut hingga menjadi siswa SMA 4 Negeri Yogyakarta.
Gadis yang memiliki hobi menari, mewarnai, dan menyanyi ini biasa bangun pukul 03.00 pagi.
Membantu ibu di dapur hingga pekerjaan lain di rumah.
Setelah itu, berangkat sekolah hingga sore hari. Naura juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
BERITA LAIN: Gunakan Sepeda Motor, Pria Ini Jualan Sayur Sejauh 30 Kilometer, Hasilnya Bikin Hidup jadi Bahagia
Sepulang sekolah, masih menyempatkan belajar hingga pukul 22.00.
“Sebelum ikut seleksi Paskibraka, saya sudah mencicil belajar agar tidak tertinggal. Saya selalu minta catatan dari teman kalau tidak sempat mencatat sendiri,” ujarnya.
Sebelum dikarantina, Naura didampingi orang tuanya diundang Walikota Hasto Wardoyo di rumah dinas.
Hasto memberi selamat. Mengapresiasi kerja keras Naura.
“Selamat kepada Naura. Menjadi Paskibraka tidak hanya soal mengibarkan bendera, tapi juga menjadi agen perubahan menuju kebaikan,” pesan Hasto yang berharap Naura menjadi teladan bagi anak-anak muda.
BERITA LAIN: Lazismu DIY Salurkan Rp 1,6 Miliar kepada 704 Guru Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah
Naura yang tinggal di Jalan Dukuh MJ 1/1694 RT 83 RW 18, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron ini mengajak generasi muda tidak takut mencoba, dan selalu percaya diri.
“Dulu saya pernah ragu saat mau jadi danton, karena tanggung jawab dan tekanannya besar. Tetap berusaha dan berdoa yang saya lakukan,” ucap Naura. (*)





