Bantul, ZonaJogja.Com – Sebanyak 535 mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terpilih sebagai penerima beasiswa.
Jumlah itu merupakan hasil akhir dari seleksi terhadap 3.679 mahasiswa yang mendaftar sebagai penerima beasiswa tahun 2025.
Ada yang mendapatkan Beasiswa Prestasi, Beasiswa Akademik, Beasiswa Program Misi, Beasiswa KIP-K Merdeka, Beasiswa Talenta Unggul, Beasiswa Kedokteran, Beasiswa Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah, dan Beasiswa Prodigium Fisika.
Pada program beasiswa kali ini, UAD menggelontorkan anggaran sebesar Rp 15,8 miliar.
Penyerahan beasiswa dilaksanakan bersamaan acara Serah Terima Mahasiswa Beasiswa 2025 yang dilaksanakan 12 September 2025.
BERITA LAIN: Tingkat Hunian Hotel di DIY Belum Baik-Baik Saja, Ketua PHRI DIY Minta Pemda Rajin Bikin Event

Acara ini dihadiri Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT; Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, Dr Choirul Fajri SIKom MA; dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Gatot Sugiharto SH MH.
Disusul Parents Gathering: Silaturahmi Pimpinan Bersama Orang Tua/Wali Mahasiswa Tahun Akademik 2025/2026 tanggal 13 September 2025.
Rektor Muchlas mengatakan, UAD memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan.
UAD telah meraih akreditasi Unggul, menempati peringkat klaster I nasional dalam bidang kemahasiswaan, serta menduduki posisi pertama SIMKATMAWA untuk kategori perguruan tinggi swasta.
UAD juga konsisten masuk 15 besar nasional dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Bahkan, menjadi peringkat pertama di kalangan perguruan tinggi swasta selama dua tahun terakhir.
BERITA LAIN: CIMB Niaga Resmikan Digital Branch Solo-Slamet Riyadi 136, Integrasikan Layanan Konvensional dan Digital
“Dengan capaian ini, kami ingin meyakinkan para orang tua bahwa UAD adalah tempat terbaik untuk putra-putri Anda menempuh pendidikan tinggi. Kami tidak hanya mengembangkan kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun moralitas yang berakar pada nilai-nilai Islam,” kata Rektor Muchlas.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Gatot Sugiharto menekankan pentingnya memanfaatkan fasilitas pembinaan lanjutan, seperti talent mapping.
Program ini dirancang membantu mahasiswa mengenali potensi diri dalam bidang akademik maupun minat bakat, sehingga mampu berkontribusi lebih besar bagi kampus dan masyarakat. (*)











