Beranda » Headline » Dinkes Kota Yogyakarta Bantu Pulihkan Status PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Pemohon Bisa Datang ke MPP Timoho

Dinkes Kota Yogyakarta Bantu Pulihkan Status PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Pemohon Bisa Datang ke MPP Timoho

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta terus mengoptimalkan pengurusan pemulihan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Penerima Bantuan Iuran (PBI-JKN) yang  dinonaktifkan.

Hanya, masyarakat diminta bersabar mengingat tingginya jumlah pemohon.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, mengungkapkan, sejak 1 Februari 2026 menerima informasi sekitar 21 ribu peserta PBI JKN yang dinonaktifkan, khususnya peserta dibiayai APBN.

Kondisi tersebut baru diketahui saat peserta hendak menggunakan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

“Ternyata statusnya tidak aktif. Setelah itu mereka menanyakan ke layanan Jamkesda,” kata Emma kepada wartawan (6/2/2026).

Sehari Dibatasi 350 Pemohon

Sejak 2 Februari lalu, layanan pemulihan kepesertaan telah dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP). Dinkes menyiagakan 7 petugas Jamkesda. Setiap hari, layanan dibatasi maksimal 350 pemohon.

Pemohon juga dapat melakukan pemulihan kepesertaan melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) serta layanan whatsapp pada jam kerja.

Dinkes memprioritaskan warga dengan kondisi medis darurat, seperti pasien hemodialisis dan kemoterapi.

Emma mengatakan, proses aktivasi tidak dilakukan langsung  Dinas Kesehatan, tapi menjadi otoritas BPJS Kesehatan.

“Sehingga setiap kasus perlu diverifikasi secara individual karena permasalahan peserta berbeda-beda,” kata Emma.

Permohonan juga memerlukan verifikasi lanjutan dengan Dinas Sosial, terutama memastikan kelayakan sebagai peserta PBI JKN atau PDPD.

Beruntunglah peserta PBI JKN yang tinggal Kota Yogyakarta, karena berstatus Universal Health Coverage (UHC). Peserta yang memenuhi kriteria dapat diaktifkan kembali dengan lebih cepat.

“Ini adalah privilege. Alhamdulillah Kota Yogyakarta masih memenuhi kriteria tersebut,” lanjutnya.

Pemohon Diminta Bersabar

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Waryono Amd Nes SIP MKes mengatakan, petugas telah melayani permohonan sekitar 1.300 peserta.

Mayoritas pemohon merupakan pasien dengan kebutuhan layanan rutin dan mendesak, seperti cuci darah dan kemoterapi.

Masyarakat diminta memastikan data yang dikirim melalui JSS atau layanan lain sudah lengkap, terutama KTP dan kartu keluarga.

Terkait kasus darurat, pemohon diminta melampirkan surat rujukan agar dapat diprioritaskan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Namun kami mohon pengertian karena keterbatasan tenaga dan kuota pelayanan,” kata Waryono. (*)

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

KOMENTAR (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

PILIHAN REDAKSI

Percasi Kota Yogyakarta Siap Berlaga di Kejurnas Catur 2026, Urusan Akomodasi jadi Kendala

  • 1 Oktober 2026 21:34 WIB

Kontingen dari Kota Yogyakarta dapat kuota tujuh orang. Tetapi yang diberangkatkan lewat pengda hanya dua orang. Ini yang perlu dicari jalan keluarnya

LPS Tekankan Tiga Kunci Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko BPRS

  • 15 September 2026 18:38 WIB

Tata kelola dan kepatuhan tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai pemenuhan kewajiban regulasi.

Buka Layanan OEC, OMRON Bantu Masyarakat Turunkan Risiko Stroke dan Serangan Jantung

  • 20 Agustus 2026 16:46 WIB

OMRON Experience Center menghadirkan pusat layanan teknis, termasuk servis dan kalibrasi alat yang efisien, agar masyarakat dapat menjaga konsistensi pemeriksaan tekanan darah tanpa kendala.

Rektor UAD Lantik 11 Dekan, Ajak Bersama-sama Sukseskan Rencana Strategis Universitas

  • 4 Agustus 2026 14:09 WIB

Kepemimpinan dekan sangat menentukan keberhasilan mempertahankan, dan meningkatkan capaian yang telah diraih.

Lazismu DIY Salurkan Bantuan Rp 706 Juta, Masyarakat Makin Percaya Program Beasiswa Sang Surya

  • 12 September 2026 10:19 WIB

Ketua PWM  DIY, Ikhwan Ahada mengingatkan penerima beasiswa memaknai cita-cita KHA Dahlan mendirikan persyarikatan Muhammadiyah.

76 Sekolah Ikuti MLSC Yogyakarta Seri 1, 1.294 Atlet Berlaga di Rumput Hijau

  • 19 September 2026 22:04 WIB

MLSC bertujuan mempopulerkan sepak bola putri agar dapat membawa nama Indonesia ke pentas dunia di masa depan.

MLSC 1 Yogyakarta Lahirkan Juara Baru, Bukti Ekosistem Kompetisi Makin Terbentuk

  • 21 September 2026 08:03 WIB

Hadirnya juara baru diapresiasi Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Welly Arisanto.

Besok Gelaran WJNC di Jalan Malioboro, Jalan Ditutup Mulai Jam 13.00

  • 6 Oktober 2026 07:57 WIB

Parade diberangkatkan dari Gedung DPRD DIY menuju Titik Nol Kilometer Yogyakarta.