Bisnis

HIMKI DIY Gelar Workshop Series 2025, Ingin Pelaku Industri Furnitur dan Kerajinan Naik Kelas

244
×

HIMKI DIY Gelar Workshop Series 2025, Ingin Pelaku Industri Furnitur dan Kerajinan Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
WORKSHOP SERIES: HIMKI DIY memberi fasilitas penuh kepada 30 anggota aktif, dan membuka 10 slot bagi peserta umum melalui pendaftaran berbayar. Mereka adalah pelaku usaha mebel dan kerajinan, termasuk pemilik bisnis, profesional, serta mitra strategis industri. (cha/zonajogja.com)

Yogyakarta, ZonaJogja.Com –  Dewan Pengurus Daerah Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) DIY kembali menyelenggarakan HIMKI Workshop Series 2025.

Program pelatihan berskala regional ini  dilaksanakan Juli hingga Desember 2025 di Balai Diklat Industri (BDI) Yogyakarta, Jalan Gedong Kuning.

HIMKI DIY menggandeng Balai Diklat Industri (BDI) Yogyakarta dan Bio Instutute.

BDI menyediakan fasilitas pelatihan serta mendukung sisi teknis penyelenggaraan. Sementara Bio Institute bertanggung jawab dalam penyusunan silabus, penyediaan narasumber, dan koordinasi materi pelatihan.

Pelatihan kali ini bertajuk “Level Up Your Furniture & Handicraft Business: From Production Mastery to Digital Growth & Excellent Business”.

BERITA LAIN: Didukung Danais, Dinas Kebudayaan DIY Cari Bibit Dalang, Gelar Festival Selama 4 Hari

AJANG KOLABORASI: Ketua DPD HIMKI DIY, Ruslamaji Dwi Putranto mengungkapkan, HIMKI Workshop Series 2025 bukan sekadar pelatihan.  Tetapi,  menjadi ajang kolaborasi antara pelaku usaha dengan berbagai institusi strategis. (cha/zonajogja.com)

Ketua DPD HIMKI DIY, Ruslamaji Dwi Putranto mengatakan, kegiatan workshop  dirancang untuk menciptakan dampak langsung terhadap kinerja bisnis para peserta.

“Tujuannya agar peserta saling belajar mengenai produksi, medsos, juga penglahan kayu agar bisa diterima para buyer,” kata Ruslamaji kepada wartawan pada acara Pembukaan Pelatihan HIMKI DIY Series 2025, hari ini (23/7/2025)

Kata Ruslamaji, HIMKI Workshop Series 2025 bukan sekadar pelatihan.  Tetapi,  menjadi ajang kolaborasi antara pelaku usaha dengan berbagai institusi strategis.

Itulah sebabnya, workshop dikemas secara interaktif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan pasar.

“Saya berharap, pelatihan bisa mendorong pengusaha semakin maju, tumbuh dan  terus berkembang,” ujar Ruslamaji.

BERITA LAIN: Becak Listrik Diperbanyak, Becak Motor di Malioboro Bakal Dibatasi

SINERGI: Penandatangan naskah kerjasama antara DPD HIMKI, Balai Diklat Industri DIY, dan Bio Industri. (cha/zonajogja.com)

Ketua Pelaksana Workshop, Ahmat SE mengatakan, workshop menjadi salah satu program unggulan HIMKI DIY untuk menjawab tantangan bisnis mebel dan kerajinan di era digital.

HIMKI DIY memberi fasilitas penuh kepada 30 anggota aktif, dan membuka 10 slot bagi peserta umum melalui pendaftaran berbayar.

Mereka  adalah pelaku usaha mebel dan kerajinan, termasuk pemilik bisnis, profesional, serta mitra strategis industri.

Pada workshop ini, HIMKI DIY juga  memberi beasiswa bagi 5 guru SMK Perkayuan di DIY sebagai implementasi  program tanggung jawab sosial.

“Workshop tidak hanya fokus pada keterampilan teknis produksi. Tetapi juga menyentuh aspek manajerial, branding, pemasaran digital, serta penguatan karakter pelaku usaha,” kata Ahmat.

BERITA LAIN: Cara Merawat Persahabatan ala Gusti Yudhaningrat dan Aryo Winoto

Workshop terdiri  tujuh seri. Dilaksanakan setiap Rabu dengan durasi pelatihan pukul 08.30 hingga 15.00.

Jadwal Penyelenggaraan Workshop

Workshop menghadirkan pembicara Ir Zuhrif Hudaya (Founder PT Kanca Sukses Bersama), Z Arifin Wicaksono (Bio Industries), Ir Adi Satrio (Akademi PIKA Semarang), dan Kurnia Wahyu Adi ST Meng (Pakar Digital Branding dari Kementerian Perindustrian).

Tak hanya ilmu bisnis, peserta juga memperoleh ilmu pengembangan soft skill, seperti kepemimpinan, komunikasi, kerja tim, spiritual intelligence, dan budaya kerja 5R.

“HIMKI percaya, membangun karakter pelaku usaha yang kuat dan beretika adalah pondasi penting dalam menciptakan industri yang berkelanjutan,” kata Ahmat. (*)