Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Anggota DPD RI perwakilan DIY, Ir Ahmad Syauqi Soeratno mengundang puluhan atlet muda Tapak Suci Muhammadiyah se-DIY.
Mereka dipertemukan di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah PWM DIY di Jalan Gedongkuning (31/7/2025) dalam acaranya sosialisasi 4 pilar.
Acara ini dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Dr Ikhwan Ahada, dan Ketua Pimpinan Daerah (PIMDA) Tapak Suci DIY, Pendekar Utama Suliantoro.
“Menjadi seorang atlet berarti menjadi pribadi yang berkarakter,” kata Syauqi membuka dialog.
Pertandingan mengajarkan tentang arti perjuangan, kerja keras, dan konsistensi.
BERITA LAIN: Gelar Wisuda Periode IV, Universitas Ahmad Dahlan Lepas 1.158 Mahasiswa

Kemenangan dan kekalahan pada pertandingan yang membuat seorang atlet memiliki sikap ksatria dan berjiwa sportif.
Anggota Komite III DPD RI ini menyatakan sikap ksatria dan sportif yang dimiliki seorang atlet selaras dengan sila kedua Pancasila.
“Sila kedua mengajarkan kepada kita untuk mengakui dan memperlakukan manusia sebagaimana harkat dan martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang Maha Esa,” ujar Syauqi.
Bersikap sportif dan ksatria juga merupakan nilai moral yang berasal dari sila keempat Pancasila.
Mengajarkan semua orang membuka diri dan berdiskusi dengan seluruh panitia perangkat pertandingan.
BERITA LAIN: Digagas 76Rider, Bukit Klangon Bakal jadi Arena Persaingan Sengit Para Rider Elite Downhill dan Cross-country
“Musyawarah mufakat yang dilakukan pemain, wasit, dan panitia ditempuh untuk menghasilkan keputusan yang adil dan memenuhi unsur fair play,” lanjutnya.
Melalui pembinaan dan latihan rutin, Syauqi berharap atlet muda Tapak Suci menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara prestasi, tapi juga menjadi pribadi yang berkarakter, berjiwa sportif, dan menjunjung tinggi semangat persatuan.
“Semoga para atlet dapat menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Mampu membawa nama harum Tapak Suci Putera Muhammadiyah di manapun berada,” pinta Syauqi. (*)











