Nasional

Disutradarai Garin Nugroho, Film Jejak Rasa Yogyakarta Diputar di Osaka Jepang

223
×

Disutradarai Garin Nugroho, Film Jejak Rasa Yogyakarta Diputar di Osaka Jepang

Sebarkan artikel ini
TERKESIMA: Film pendek berjudul Jejak Rasa Yogyakarta serta trilogi buku soto, sambal dan nasi Indonesia diputar di Pavaliun Indonesia World Expo 2025 di Osaka, Jepang. Acara yang digelar 18 September ini mencuri perhatian ratusan warga Jepang. (istimewa)

Osaka, ZonaJogja.Com –  Film pendek  berjudul Jejak Rasa Yogyakarta serta trilogi buku soto, sambal dan nasi Indonesia diputar di Pavaliun Indonesia World Expo 2025 di Osaka, Jepang.

Acara yang digelar 18 September ini mencuri perhatian ratusan warga Jepang.

Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas, Vivi Yulaswati mengatakan, pemutaran film dan buku trilogi selaras tema besar pembangunan berkelanjutan.

“Sekaligus mendorong produktivitas UMKM, pariwisata, dan peluang kerja sama baru,” ujar Vivi yang juga Konsul Jenderal Paviliun Indonesia di World Expo 2025.

Kuliner adalah jembatan untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan masyarakat global.

BERITA LAIN: Antisipasi Cuaca Estrem, BPBD Kota Yogyakarta Keluarkan Surat Edaran

VIVI YULASWATI: Pemutaran film dan buku trilogi selaras tema besar pembangunan berkelanjutan,
sekaligus mendorong produktivitas UMKM, pariwisata, dan peluang kerja sama baru. (istimewa)

Paviliun Indonesia  saat ini telah melampaui target dari jumlah pengunjung maupun capaian investasi.

Sejak dibuka pada 13 April 2025, Paviliun Indonesia telah dikunjungi lebih dari 2,8 juta pengunjung.

Menampilkan lebih dari 100 cultural performance, 90 produk dipamerkan di Rolling Exhibition, serta 60 business forum dan one on one Meeting yang menghasilkan komitmen investasi hingga USD 23,8 miliar.

Sekadar diketahui, film Jejak Rasa Yogyakarta dan Trilogi Buku Soto, Sambal, dan Nasi ini adalah hasil inisiasi Didit Hediprasetyo Foundation.

Film berdurasi enam menit yang disutradarai Garin Nugroho ini mengangkat Yogyakarta yang dikenal akan keberagaman budaya, kehangatan masyarakat, serta warisan kuliner dalam balutan artistik modern.

BERITA LAIN: BPKH – Lazismu Sumbang Kendaraan untuk Ponpes Daarul Khoir, Difungsikan jadi Mobil Layanan Dakwah

Sementara trilogi buku Soto, Sambal, dan Nasi menawarkan eksplorasi kuliner Indonesia tidak hanya melalui resep.

Tetapi, juga melalui kisah, tradisi, dan nuansa yang menjadikan kuliner sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

Penyelenggaraan Paviliun Indonesia turut didukung berbagai mitra strategis, antara lain Astra, Artha Graha Peduli, KAPPI, Pertamina, Barito Pacific Group, Royal Golden Eagle (RGE), Indofood, Japfa, BPDP, Garuda Indonesia, Telkomsel, serta berbagai kementerian. (*)