Wisata

21 Kereta Pusaka Keraton Yogyakarta Dipamerkan, Ada Kereta yang Digunakan Sultan HB I

710
×

21 Kereta Pusaka Keraton Yogyakarta Dipamerkan, Ada Kereta yang Digunakan Sultan HB I

Sebarkan artikel ini
KERETA BERSEJARAH: GKR Hemas didampingi Panghageng Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara dan Penjabat Walikota Singgih Raharja saat melewati salah satu kereta pusaka. (humas kota yogyakarta)

ZonaJogja.Com –  Kagungan Dalem Wahanarata. Inilah unit pariwisata Keraton Yogyakarta yang kembali dibuka setelah direnovasi.

Tempat yang berada di kampung Rotowijayan ini dikenal sebagai museum kereta. Kini, Kagungan Dalem Wahanarata telah dilengkapi sarana informasi digital.

“Tempat ini  ada tiga wahana yang memberi pengalaman digital bagi pengunjung,” kata Panghageng Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara saat acara peresmian (18/7/2023).

Antara lain augmented reality (ar) photo booth, catch and run games, dan come to life.

BERITA LAIN: Suka Ikan Hias? Kunjungi Jogja Agro Expo di Pasty, 21-23 Juli 2023

Pengunjung bisa melakukan berinteraksi dengan berbagai elemen budaya di unit Wahanarata secara individu atau komunal.

GKR Bendara mengatakan, pengembangan wahana interaksi digital di Kagungan Dalem Wahanarata untuk memberi pengalaman edukatif bagi anak-anak.

Pengunjung bisa melihat langsung 21 kereta pusaka yang usianya telah mencapai ratusan tahun.

Kanjeng Nyai Djimat, misalnya. Ini kereta pusaka tertua yang digunakan Sri Sultan Hamengku Buwono I hingga Sri Sultan Hamengku Buwono III.

BERITA LAIN: Di Sini, Dipercaya Ada Makam Bibi Panembahan Senopati, Siapakah?

Lalu, Kyai Garuda Yaksa, Kyai Wimanaputra, dan Kyai Jetayu. Selain kereta, pengunjung bisa melihat pelana, busana abdi dalem, hingga payung kebesaran.

Museum buka  Selasa-Minggupukul 09:00 -15:00. Harga tiket Rp 20 ribu bagi pengunjung domestik dewasa, anak Rp 15 ribu.

Sedangkan pengunjung berombongan, museum  menawarkan harga khusus. (*)