oleh

72 Persen Zona Musim di Indonesia Masuk Musim Kemarau

JAKARTA – Sekitar 72 persen dari jumlah zona nusim di Indonesia telah memasuki musim kemarau. Sementara 8 daerah tidak mengalami hujan lebih dari 2 bulan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi Aceh, sebagian besar Sumatera Utara, Riau bagian utara, Jambi bagian barat dan timur.

Lalu, sebagian besar Sumatera Selatan, sebagian besar Lampung, sebagian Bangka Belitung, sebagian besar Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT.

BACA JUGA: Pasien Memilih Isoman di Rumah daripada Berada di Shelter

Sebagian Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian selatan, Sulawesi Selatan bagian barat, Sulawesi Barat bagian selatan, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian selatan.

Sedangkan 8 daerah yang sudah lama tidak mengalami hujan hingga masuk  kategori panjang ekstrem tersebar di sejumlah daerah.

DI NTT meliputi Kota Kupang (107 hari), Kupang (105 hari), Sumba Timur (104 hari), Lembata (104 hari), Sikka (92 hari), dan Belu (73 hari).

Sedangkan NTB meliputi Bima (107 hari) dan Sumbawa (79 hari).

BMKG menyatakan peringatan dini kekeringan meteorologis di beberapa daerah di  Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi waspada, siaga hingga awas untuk dua dasarian ke depan. (*/aza) 

sumber: bmkg