oleh

Kena Panas, Virus Flu Burung akan Mati

SLEMAN, ZonaJogja.Com – Ini tentang avian influenza (AI) yang dikabarkan menjadi penyebab meninggalnya 6 warga China.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof drh R Wasito MSc PhD menegaskan virus flu burung tidak dapat ditularkan langsung dari unggas ke manusia.

“Namun melalui  hewan perantara,” kata Warsito seperti dikutip ugm.ac.id (5/11/2021).

Bahkan, Wasito menyebut flu burung tidak memiliki ancaman serius. Hanya, tingkat virulensi virus pada hewan unggas berbeda. Tergantung tingkat varian.

Virus ini juga mudah mati terkena panas. Agar flu burung tidak menginfeksi manusia, unggas yang tertular segera ditangani. Atau  bisa juga mengisolasi penduduk yang terpapar.

BACA JUGA: Pakai Kasur Abata Foam, Tidur jadi Makin Nyaman

“Soal flu burung bisa mengakibatkan kematian pada manusia, memang kemungkinan besar bisa,” ujarnya.

Namun, perlu dilakukan penelitian dengan menentukan hasil biotipe AI yang terbentuk akibat faktor sifat pergeseran genetik dari virus.

Kata Wasito, flu burung dapat menular dari udara. Tetapi,  virus akan mati bila terkena panas.

Seperti diberitakan, otoritas kesehatan China melaporkan  21 kasus Avian Influenza (AI) atau flu burung pada manusia.

Akibat penyebaran virus ini, 6 orang dilaporkan meninggal dunia. Beberapa orang lain dalam kondisi kritis.

BACA JUGA: Fenomena Manusia Silver yang Memprihatinkan | oleh: Huda Tri Yudiana

Para ahli di China menduga penularan dipicu okemunculan varian baru virus flu burung dengan tipe H5N6.

Wasito menyarankan pemerintah perlu menyiapkan alat deteksi flu burung untuk manusia, sekaligus melakukan mitigasi.

Selama ini, deteksi flu burung pada hewan unggas melalui PCR dengan menggunakan bahan impor.

“Pada riset saya, semua kit impor,” katanya. (*/asa)

Komentar