oleh

Fenomena Manusia Silver yang Memprihatinkan | oleh: Huda Tri Yudiana

MARAKNYA manusia silver dan fenomena anak jalanan yang ada di berbagai lokasi di DIY sangat memprihatinkan dan perlu penanganan segera.

Saya memantau sendiri puluhan lampu merah di wilayah DIY terdapat aktivitas manusia silver maupun anak jalanan.

Bahkan, sampai  kota kecamatan  sudah cukup marak. Bukan hanya di pusat keramaian Kota Yogyakarta.

Apalagi ada juga yang mengajak balita atau anak bawah umur beraktivitas di jalanan. Itu sangat kasihan dan tidak mendidik bagi masa depan mereka.

Sebaiknya Satpol Pamong Praja,  Dinas Sosial maupun instansi terkait lain segera berkoordinasi dan mengatasi fenomena ini.

BACA JUGA: Ini Cara Deteksi Gagal Jantung

DIY sudah memiliki peraturan daerah yang cukup tegas dan solutif. Mengapa tidak dilaksanakan?

Saya khawatir jika tidak segera diambil langkah akan semakin marak. Dan, kemudian menjadi fenomena sosial yang semakin luas serta sulit penyelesaiannya.

Saya bisa mengerti, dampak pandemi ini sangat memukul perekonomian warga. Sehingga banyak yang berkegiatan menjadi manusia silver atau anak jalanan.

Menurut saya, mekanisme dalam perda sudah cukup menjadi solusi: mereka dibina baik baik. Tapi, juga perlu ketegasan.

Menurut saya, tidak masalah dibina di DIY atau dikembalikan ke wilayah. Jika misalnya manusia silver adalah warga DIY, dan perlu bantuan sosial, Dinas Sosial berkoordinasi memasukkan dalam data sesuai kriteria.

BACA JUGA: ASKOT PSSI Kota Yogyakarta Gelar Turnamen, Juga Ada Trofeo Sepak Bola Wanita

Landasan hukum dan langkah langkah sudah sangat jelas. Saya dan teman-teman di dewan siap mensupport anggarannya.

Hanya tinggal pelaksanaan dan koordinasi saja yang harus segera dilakukan. Harapan kami juga jangan saling lempar tanggung jawab antar instansi dan antar wilayah kabupaten kota atau provinsi.

Fokus saja pada koordinasi dan langkah nyata mengatasi masalah ini. (*)

  • Penulis adalah Wakil Ketua DPRD DIY/Anggota Fraksi PKS

 

Komentar