Tutup
Kronika

9 Kelurahan Dinilai Paling Baik Laksanakan Proyek Nasional, Ini Alasannya

120
×

9 Kelurahan Dinilai Paling Baik Laksanakan Proyek Nasional, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
KAMPUNG SEHAT: Upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas. (nini/zonajogja.com)

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Sembilan kelurahan di Kota Yogyakarta menjadi proyek percontohan gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana.

“Penetapan tersebut dilakukan awal tahun ini,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Yogyakarta (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Edy Muhammad.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Percontohan dibagi sesuai 9 sasaran program nasional. Yakni:

  1. Peduli Stunting (Kelurahan Kricak)
  2. Menuju Perilaku Hidup Bersih Sehat (Kelurahan Prawirodirjan)
  3. Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (Kelurahan Semaki)
  4. Siaga Kebakaran dan Lingkungan (Kelurahan Ngampilan)
  5. Tanggap dan Tangguh Bencana (Kelurahan Terban)
  6. Peduli Lingkungan Kelurahan (Kelurahan Pringgokusuman)
  7. Menuju Keluarga Sehat dan Berkualitas (Kelurahan Suryatmajan)
  8. Menuju Keuangan Sehat (Kelurahan Bumijo)
  9. Keluarga Sehat Pasangan Usia Subur (Kelurahan Gedongkiwo)

Sembilan kelurahan yang dipilih melaksanakan program nasional ini akan menjadi percontohan wilayah lain.

Kata Edy, pemilihan 9 kelurahan berdasarkan masukan  organisasi perangkat daerah (OPD). Termasuk melihat potensi sumber daya manusia, kegiatan masyarakat dan kesiapan wilayah.

“Nanti ada tahapan sosialisasi dan pendampingan program,” terang Edy.

Sebagian besar kelurahan yang ditetapkan dinilai paling baik untuk menjalankan program sasaran. Namun, ada beberapa kelurahan yang ditetapkan tidak diambil yang terbaik.

Misalnya program sasaran PHBS. PHBS justru harus dilakukan secara masif. Alasan ini yang membuat Pemkot Yogyakarta  tidak memilih kelurahan terbaik yang sudah menjalankan program.

(aza/asa)