Tutup
Hiburan

Dibuka 16 September, Pasar Rakyat Jogja Gumregah Diikuti 239 Stand, Panitia Hadirkan Cak Dikin

202
×

Dibuka 16 September, Pasar Rakyat Jogja Gumregah Diikuti 239 Stand, Panitia Hadirkan Cak Dikin

Sebarkan artikel ini
HIIIII.....: Tempat hiburan yang selalu ada saat pasar malam perayaan sekaten (PMPS) di Alun-laun Utara, bisa dikunjungi di eks kampus STIEKERS. (istimewa)

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Sebanyak 239 stand menyemarakkan Pasar Rakyat Jogja Gumregah yang akan dibuka di eks kampus STIEKER Jalan Parangtritis KM 3,  16 September mendatang.

Persiapan terus dikebut. Stand pedagang dan berbagai wahana permainan telah didirikan.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

Ada tong stan, rumah hantu, kora-kora, komedi putar, ombak banyu, kincir angin, trampolin, rumah balon, kereta rel, istana balon dan sepeda air.

Anggota DPD RI, GKR Hemas dijadwalkan akan hadir pada acara seremoni pembukaan 18 September 2022 pukul 15.00.

Malam harinya, penyanyi Cak Dikin juga akan menghibur pengunjung dan pedagang.

BACA JUGA: Sinarbiyat Nujanat Reses di Kampung Panembahan, Warga Nyatakan Butuh Sentuhan Program

Musisi asal Boyolali ini akan melantunkan sedikitnya 10 lagu hits. Antara lain Cinta Tak Terpisahkan, Susu Boyolali, Mister Mendem, dan Tali Kotang.

Penyelenggaraan Pasar Rakyat Jogja Gumregah merupakan kolaborasi  Sekber Keistimewaan DIY, Altar Ria Production, dan Pola Prakarya. Didukung Paguyuban Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI).

Ketua Panitia Pelaksana Pasar Rakyat Jogja Gumregah Inung Nurzani SSos mengatakan, stand berukuran 4×3 meter dan 3×3 meter. Posisi berada di tengah lapangan dikelilingi akses jalan untuk pengunjung.

Bagian tengah sisi timur didirikan panggung kesenian berukuran 12×10 meter. Sementara sisi barat untuk parkir kendaraan. Panitia juga membangun mushala dan toilet umum.

BACA JUGA: Seni Keprajuritan Dilarang Meniru Persis Bregada Kraton dan Pakualaman

MENGHITUNG HARI: Ketua Panitia Inung Nurzani, dan Ketua Sekber Keistimewaan DIY, Widihasto Wasana Putra. (istimewa)

Pengunjung Pasar Rakyat Jogja Gumregah tidak ditarik retribusi. Hanya, panitia mematok tarif parkir sepeda motor Rp 3 ribu, mobil  Rp 5 ribu.

“Panitia menggandeng warga Padukuhan Salakan Bangunharjo Sewon untuk ikut mengelola parkir,” kata Inung kepada ZonaJogja.Com.

Bank BRI Yogyakarta dan Bank BPD DIY siap mendukung Pasar Rakyat Jogja Gumregah.

Disediakan fasilitas layanan pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standart  (QRIS). QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan keamanan terjaga.

Asa Fadhilah dari Bank BRI dan Waskita dari Bank BPD DIY telah melakukan edukasi sekaligus sosialisasi pembayaran digital kepada para pedagang.

BACA JUGA: UMBY Bakal jadi Universitas Unggul Bidang Sociopreneur, 2.497 Mahasiswa Baru Kuliah di 3 Kampus

Sementara Koordinator Umum Pasar Rakyat Jogja Gumregah Widihasto Wasana Putra mengatakan keterlibatan sektor perbankkan lewat layanan QRIS membantu mengangkat citra pasar rakyat sebagai destinasi belanja dan hiburan berkualitas.

“Layanan digital ini menguntungkan para pedagang. Pedagang dengan akumulasi transaksi tertinggi akan mendapatkan reward dari  bank,” kata Hasto.

Koordinator Kesenian, Nano Asmorodono mengatakan  150 kelompok kesenian bakal meramaikan Panggung Rakyat setiap hari pukul 15.00 – 23.00.

Ada suguhan ketoprak, jathilan, reog, tari klasik, tari kreasi, campursari, keroncong, drama, sholawat, hadroh, band koes plusan, band tembang kenangan, musik akustik, dan stand up comedy.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi mengisi Panggung Rakyat dapat menghubungi  088808129913. (*)