oleh

Pendaki Nafas Tua Kumpul di Gunung Lawu, Beda Jalur Tetap Sedulur

KARANGANYAR, ZonaJogja.Com – Usia tak lagi muda bukan menjadi halangan  bersilaturahmi. Itulah yang dilakukan puluhan anggota Pendaki Nafas Tua (PNT) area Solo Raya.

Mereka adalah para pendaki yang telah berusia di atas 45 tahun. Masa mudanya telah “makan garam” berbagai acara pendakian di banyak gunung di Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Akhir pekan lalu,  puluhan pendaki dari wilayah Solo dan sekitarnya berkumpul di gerbang jalur pendakian Gunung Lawu via Tambak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Mereka menghadiri acara Camping Ceria. Digelar 5-6 November.

BACA JUGA: Nanda, Kutu Buku dari SMA Al Kautsar Lampung yang Jago Ilmu Kebumian

VERONICA: Koordinator Pendaki Nafas Tua Solo Raya. (ninik/zonajogja.com)

“Acara ini memperingati 1 tahun  PNT Solo Raya,” terang Koordinator Pendaki Nafas Tua Area Solo Raya, Veronica didampingi Joko, pendaki senior dari Alfres.

Di tempat berhawa dingin ini, para pendaki menghabiskan malam di basecamp ketinggian 1.500 meter di atas permukaan alir laut (MPDL).

Mereka membawa keluarga. Mendirikan tenda yang mengelilingi pusat kegiatan.

Para pendaki menyemarakkan berbagai acara. Mulai api unggun, senam bersama di pagi hari dan mengikuti pelatihan kebencanaan.

BACA JUGA: PWI DIY Gelar Uji Kompetensi Wartawan, Diikuti 41 Peserta

SENAM PAGI: Tetap sehat di usia tak lagi muda. (ninik/zonajogja.com)

Veronica mengatakan, Pendaki Nafas Tua Solo Raya beranggotakan 87 orang. Mereka berasal dari berbagai organisasi pecinta alam di Solo dan sebagian kota di Jawa Tengah.

Rencananya, PNT Solo Raya akan menyelenggarakan kegiatan pendakian massal. Lokasi yang dituju adalah Gunung Slamet.

“Kami sedang memantapkan waktu pelaksanaan,” ujarnya. (*)

 

 

 

 

Komentar