Beranda » Profil » Shoimah Kastolani, Kader Militan yang Jadi Panitia Muktamar Muhammadiyah Selama 37 Tahun

Shoimah Kastolani, Kader Militan yang Jadi Panitia Muktamar Muhammadiyah Selama 37 Tahun

BANTUL, ZonaJogja.Com – Sosok ini memiliki peran penting dalam  Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Solo, Jawa Tengah, 18-20 November lalu.

Dia adalah Hj Shoimah Kastolani. Dikenal sebagai kader tulen Aisyiyah. Mengawali kiprah di Aisyiyah sejak menjadi pengurus pimpinan ranting Aisyiyah di Notoprajan, Yogyakarta.

Tak berlebihan dikatakan, isteri almarhum H Kastolani ini menjadi saksi penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah dari waktu ke waktu.

Mengawali kiprahnya pada Muktamar Muhammadiyah ke-41 tahun 1985 di Solo, Jawa Tengah. Waktu itu, kader Aisyiyah ini menjadi panitia.

Disusul Muktamar ke-42 tahun 1990 di Yogyakarta menjadi sekretaris. Pada Muktamar Muhammadiyah ke-43 tahun 1995 di Aceh juga menjadi sekretaris.

Pada penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah ke-44 di Jakarta tahun 2000 menjadi wakil sekretaris.

BACA JUGA: Prodi Matematika UMBY Optimalkan Android jadi Media Belajar

MILITAN: HJ Shoimah Kastolani (mengacungkan jempol) bersama Dr Siti Noorjanah Djohantini. (dok. pribadi)

Waktu itu, Shoimah sibuk abitrase dan koordinator buku-buku materi.

Pada muktamar ke-45 di Malang, Jawa Timur, ibu dari Bagoes dan Kurnia Ma’rifah ini sebagai anggota pimpinan pusat  Aisyiyah.

Ia ditunjuk sebagai anggota panitia pemilih PP Muhammadiyah, sekaligus  bendahara umum.

Selanjutnya pada Muktamar Muhammadiyah ke-46 di Yogyakarta, alumnus IAIN Sunan Kalijajaga Yogyakarta sebagai sekretaris umum, sekaligus menjadi anggota Tanwir PP Muhammadiyah wakil dari ortom khusus.

Pada Muktamar Muhammadyah ke-47 di Makassar sebagai ketua, sekaligus anggota panitia pemilih PP Muhammadiyah.

Sementara pada Muktamar ke-48 di Solo, dipilih menjadi ketua Panlih Aisyiyah, sekaligus Anggota Tanwir Muhammadiyah mewakili ortom khusus.

“Alhamdulillah, bisa membagi waktu karena punya hak pilih di Tanwir serta Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah,” kata Shoimah yang menetap di kampung Bugisan, Kasihan, Bantul.

BACA JUGA: Datangi Cianjur, Bank Mandiri Gelontor Bantuan bagi Korban Gempa

KENANGAN: Hj Shoimah bersama HM Kastolani, suaminya. (dok. pribadi)

Sejarah mencatat, Shoimah ikut berperan dalam muktamar tahun 1985 hingga tahun 2022.

Perempuan yang dikenal sebagai guru mata pelajaran sejarah Islam di perguruan Muhammadiyah Yogyakarta ini menjadi peserta muktamar selama 5 periode dalam waktu 37 tahun.

“Tidak terasa. Waktu demikian cepat berlalu. Saya sudah tidak lagi muda,” ujar Shoimah.

Itulah sebabnya, pada muktamar Aisyiyah di Solo, Shoimah memilih mengisi lembar formulir “tak sanggup”.

Bukan karena usianya sudah 76 tahun. Tapi,  menyadari harus ikhlas memberi peluang kepada kader-kader muda yang potensial.

Kata Shoimah, Aisyiyah sebagai gerakan muslimah berkemajuan akan menghadapi berbagai tantangan.

Aisyiyah harus dipimpin sosok yang sanggup lari kencang 3 kali lipat dari kepemimpinan sekarang.

“Semoga Aisyiyah tetap terdepan dalam gerakan keagamaan, sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan universal,” katanya berharap. (*)

Penulis:

Hobinya menulis, mendaki dan jalan-jalan...

BERITA REKOMENDASI

SPPG se-DIY Diberi Edukasi soal Gizi, Budi Waljiman: Perkuat Fungsi Pelayanan Publik

SPPG se-DIY Diberi Edukasi soal Gizi, Budi Waljiman: Perkuat Fungsi Pelayanan Publik

  • 29 Agustus 2026 13:57 WIB

Keberhasilan program MBG dapat dilihat dari perubahan pengetahuan, sikap, dan kebiasaan penerima manfaat  memilih dan mengonsumsi makanan.

Promosi Razr Fold di Yogyakarta, Motorola Hadirkan Pengalaman Foldable Premium

Promosi Razr Fold di Yogyakarta, Motorola Hadirkan Pengalaman Foldable Premium

  • 6 Agustus 2026 16:41 WIB

Motorola Razr Fold juga menghadirkan pengalaman visual yang imersif melalui layar utama 8,1 inci 2K AMOLED dan layar eksternal 6,6 inci AMOLED.

ESB Hadir di JIFHEX 2026, Bawa Solusi Sistem Operasional Bisnis Kuliner Terintegrasi

ESB Hadir di JIFHEX 2026, Bawa Solusi Sistem Operasional Bisnis Kuliner Terintegrasi

  • 29 Agustus 2026 17:06 WIB

Di JIFHEX 2026, pengunjung dapat mengenal langsung berbagai solusi teknologi ESB, berkonsultasi mengenai kebutuhan sistem operasional bisnis kuliner.

Ditanya Tenaga Ahli Utama KSP soal MBG, Pelajar SMP 10 Yogyakarta Bilang Enak dan Suka

Ditanya Tenaga Ahli Utama KSP soal MBG, Pelajar SMP 10 Yogyakarta Bilang Enak dan Suka

  • 7 September 2026 13:39 WIB

Pemkot Yogyakarta terus memperkuat koordinasi antara satgas, perangkat daerah dan SPPG untuk memantau pelaksanaan MBG secara kontinyu.

PERDOSKI Gelar Pertemuan Ilmiah Tahunan di Yogyakarta, Hadirkan Inovasi Dermatologi Terkini

PERDOSKI Gelar Pertemuan Ilmiah Tahunan di Yogyakarta, Hadirkan Inovasi Dermatologi Terkini

  • 6 Agustus 2026 16:18 WIB

PIT XXI PERDOSKI 2026 menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antar akademisi, klinisi, peneliti, institusi pendidikan, pemerintah, dan industri kesehatan.

Pertamina Gelar SMEXPO di Pasar Ngasem

Pertamina Gelar SMEXPO di Pasar Ngasem

  • 3 Oktober 2026 07:16 WIB

Pertamina SMEXPO melibatkan 48 UMKM. Lebih dari 6 ribu produk dijual. Ada kuliner, kerajinan, fashion, dan agribisnis.

YK Festisale Digelar Selama Sebulan, 57 Hotel Beri Diskon Hingga 55 Persen

YK Festisale Digelar Selama Sebulan, 57 Hotel Beri Diskon Hingga 55 Persen

  • 30 September 2026 23:13 WIB

Penyelenggaraan YK Festisale untuk mendorong promosi, transaksi, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Melihat Pelajar Adu Argumen di Gedung Parlemen

Melihat Pelajar Adu Argumen di Gedung Parlemen

  • 14 Agustus 2026 08:09 WIB

Olimpiade dirancang dua babak penilaian untuk memastikan pemenang memiliki keunggulan substantif.