BANTUL, ZonaJogja.Com – Kampung produksi jamu gendong di Srandakan, Kabupaten Bantul diatensi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Lokasi yang dikunjungi adalah UMKM Lopati, Srandakan, Kabupaten Bantul. Tempat ini berdekatan dengan perbatasan Bantul –Kulon Progo.
Sudah lama dikenal sebagai desa yang memproduksi jamu gendong.
“Tugas mahasiswa adalah melaksanakan pelatihan,” kata Dosen Teknologi Rekayasa UMY, Ir Putri Rachmawati ST MEng.
Materi pelatihan adalah membranding sekaligus memasarkan pemasaran jamu gendong menjadi kemasan yang praktis, siap minum dengan produk ramah lingkungan.
Di hadapan 30 peserta, Putri bersama mahasiswa KKN melakukan pertemuan sejak 31 Januari 2022.
Pertemuan pertama tanggal 31 Januari 2022. Dilaksanakan pelatihan tentang manajemen pemasaran.
Dilanjutkan pada pelatihan sesi kedua tanggal 9 Februari 2023 dengan materi manajemen branding.
Mahasiswa mendorong para bakul jamu mempromosikan produk melalui whatsapp bisnis, telegram, tiktok shop, termasuk membuat titik lokasi pada google.
BACA JUGA: FKG UGM Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit, Gratis, Simak Informasinya

Tak hanya memberi pelatihan. Pada tanggal 16 Februari lalu, Putri juga menyerahkan foto produk dan penyerahan hibah jamu kepada pelaku UMKM.
Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan. Mereka mengatakan pelatihan branding produk ini baru kali pertama dilaksanakan di Pedukuhan Lopati.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang ingin memajukan UMKM. Sangat bermanfaat. Terimakasih sekali atas atensinya,” kata Kepala Desa Trimurti, Agus Purwaka ST. (*)











