Tutup
Nasional

Soal Pencopotan Brigjen Endar, Presiden Jokowi Minta Mutasi Sesuai Aturan

78
×

Soal Pencopotan Brigjen Endar, Presiden Jokowi Minta Mutasi Sesuai Aturan

Sebarkan artikel ini
PRESIDEN JOKO WIDODO: Jangan sampai mutasi atau perpindahan membuat kegaduhan. (BPMI Setpres)

JAKARTA , ZonaJogja.Com –  Presiden Joko Widodo meminta  pencopotan Brigjen Endar Priantoro dari posisi direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  tak membuat  gaduh.

Jokowi meminta pencopotan dilakukan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku.

Advertisiment
Scroll ke bawah untuk berita selengkapnya

“Jangan sampai mutasi atau perpindahan  membuat kegaduhan.  Semua ada aturannya kok. Dilihat saja di mekanisme aturannya seperti apa,” kata Jokowi di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat (5/4/2023).

Jokowi minta proses mutasi dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

“Di setiap institusi kita harus tahu ya, di setiap institusi ada mekanismenya. Ada aturan-aturan SOP ada semuanya. Jadi ikuti itu saja,” lanjut Jokowi.

BACA JUGA: THR Wajib Diberikan Utuh, Tidak Boleh Berupa Barang

Seperti diberitakan, Brigjen Endar Priantoro melaporkan pencopotan dirinya ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Endar meyakini pencopotan bermuatan dugaan pelanggaran kode etik.  Ia menyatakan perlu menguji hasil rapat pimpinan melalui Dewas KPK.

Sementara Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah mengirimkan surat ke KPK untuk memperpanjang masa tugas Endar Priantoro.

Surat bernomor B/2775/IV.KEP/2023 tanggal 3 April 2023 menyebutkan agar pimpinan KPK  tetap menjadikan Brigjen Endar sebagai direktur penyelidikan.

Penugasan Endar sebagai direktur penyelidikan merupakan bagian  peran Polri dalam penguatan KPK.

BACA JUGA: Ratusan Pelayat Sambut Kedatangan Jenazah Suparja, Gedangsari Berduka

Kapolri menegaskan berkomitmen mendukung penguatan KPK dengan mengirimkan personel pilihan.

Namun, KPK berdalih pemulangan dua jenderal polisi itu karena masa dinas sudah selesai.

Karena alasan pembinaan karir di kepolisian, Irjen Karyoto dan Brigjen Endar dikembalikan ke Polri.

Tak lama kemudian, Irjen Karyoto dilantik sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadhil Imran.

Sementara Kapolri memutuskan memperpanjang penugasan Endar di KPK sebagai direktur penyelidikan. (*)