Bisnis

Support UMKM, JNE Optimalkan Aplikasi Roket Indonesia

780
×

Support UMKM, JNE Optimalkan Aplikasi Roket Indonesia

Sebarkan artikel ini
JNE NGAJAK ONLINE: Menghadirkan narasumber Ewindha Sari (Owner GOTOSOVIE), Selma Dena (Influencer & Owner KAKTUS COFFEE), dan Head of Media Communication Department JNE, Kurnia Nugraha. (azam/zonajogja.com)

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Acara JNE Ngajak Online  di Silol Kopi & Eatery,  siang tadi (6/7/2023) berlangsung meriah.

Sekitar 100 pelaku usaha mikro kecil dan menengah hadir menyemarakkan event yang sudah digelar sejak enam tahun lalu.

Kali ini, JNE Ngajak Online mengusung tema Creativolution. Digelar secara hybrid.

Menghadirkan narasumber Ewindha Sari (Owner GoTSovie), Selma Dena (Influencer & Owner Kaktus Coffee),  dan Head of Media Communication Department JNE, Kurnia Nugraha.

Kepala Cabang JNE Yogyakarta, Adi Subagyo dalam sambutannya mengatakan  JNE sangat mendukung keberlangsungan UMKM di Indonesia.

BERITA LAIN: Atasi Kendaraan Naik Area Pedestrian, Dishub Pasang Pagar di Jalan Pasar Kembang

“JNE terus berkomitmen melaksanakan program JNE Ngajak Online. Mengapa kali ini mengusung tema creativolution? Supaya bisa kreatif menjadi lebih baik, dan berevolusi menjadi manfaat bagi orang lain,” beber Adi.

Adi menyebutkan,  di Yogyakarta saat ini terdapat 64 persen pebisnis wanita.

Mereka adalah para pelaku ekonomi yang menggerakan UMKM.

Sementara itu, Ewindha Sari berkisah tentang GoToSovie yang dirintis tahun 2009.

Bersama suaminya, ia mengembangkan bisnis  dengan cara brainstorming.

“GoToSovie berdiri dari sistem marketing di facebook dengan cara tag, multiply  yang saat ini fiturnya udah nggak ada,” ujarnya.

BERITA LAIN: Pansel Jabatan Pimpinan Umumkan Hasil Seleksi, Ini Nama yang Terpilih 

Tapi, waktu yang akhirnya mengubah strategi bisnis. Kuncinya pada kreativitas.

Melalui kreativitas, harus memberi benang merah yang membuat brand beda dari yang lain.

Influencer sekaligus owner Kaktus Coffee, Selma Dena berbagi kiat membuat konten.

“Berbicara soal konten, harus mengetahui tujuan bikin konten untuk apa,” katanya.

Selanjutnya, konten harus dikemas secara natural dengan mencari referensi tren konten yang sedang berkembang.

Sementara Head of Media Communication JNE, Kurnia Nugraha mengatakan Yogyakarta adalah salah satu pusat industri kreatif.

BERITA LAIN: Atasi Kenakalan Anak Muda di Jalan, Tak Perlu Saling Menyalahkan

“Membuat konten  memang butuh kreatifitas. Setelah JNE memberi wadah melalui JNE Ngajak Online, kami berharap pelaku UMKM dapat insight dari acara ini,” ujarnya.

JNE juga berkomitmen mendukung gerak UMKM  melalui program yang tertuang pada Roket Indonesia.

Roket Indonesia adalah aplikasi pengiriman barang instan yang  hadir di 62 cabang kota di Indonesia. (*)