1.200 Pesepeda Ikuti Tour de Ambarrukmo, Digelar 2 Agustus 2025

Sleman, ZonaJogja.Com – Bakal ada acara bertaraf nasional di Yogyakarta. Event yang diberi label Tour de Ambarrukmo (TDA) 2025 ini akan diselenggarakan di Yogyakarta, 2 Agustus 2025.
“Event ini telah dilaksanakan sejak 2017. Kali ini penyelenggaraan ke-tujuh,” kata Leader of Team Tour de Ambarrukmo Indra Gunawan kepada wartawan di Pendopo Ambarrukmo, hari ini (12/7/2025).
Acara juga pers juga dihadiri Branch Area Head Jateng Area VI CIMB Niaga, Leny Anita dan perwakilan sponsor Tour de Ambarrukmo 2025.
Penyelenggaraan kali ini diikuti 1.200 pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.
TDA menjadi ruang kolaborasi yang menyatukan semangat gaya hidup sehat, promosi wisata dan budaya lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.
BERITA LAIN: Forum Dialog Konservasi Indonesia: Hutan Bukan Warisan Kolonial

JERSEY: Kostum resmi Tour de Ambbarrukmo 2025. (azam/zonajogja.com)
Kali ini, rute TDA dibagi dua kategori. Kategori pertama adalah Regular Route yang menempuh jarak 138 kilometer, dan Elevation Gain mencapai 500 meter.
Rute dibagi menjadi dua rombongan peloton, masing-masing terdiri 450 cyclist.
Sepanjang perjalanan, peserta akan mendapatkan pengawalan dan dukungan penuh dari tim Voorijder, Race Director, Tim Marshal, Tim Medis, dan Tim Mekanik untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama bersepeda.
Rute menawarkan pengalaman bersepeda melewati berbagai landscape khas Yogyakarta. Para peserta akan melintasi jalur perkotaan Yogyakarta.
BERITA LAIN: Kampanye “Laku Wirasa”, Dinas Pariwisata Kulon Progo Gelar Fam Trip Difabel, Anak-anak Dibahagiakan
Melewati suasana pedesaan di Kulonprogo, keindahan alam pegunungan dan pesisir pantai selata Bantul, serta kawasan heritage Candi Prambanan di Sleman. Perjalanan menempuh durasi antara 6 hingga 7 jam.
Sementara kategori Race Route diikuti pesepeda yang ingin bersaing memperebutkan gelar King of Mountain (KOM) dan Queen of Mountain (QOM).
Rute ini menempuh jarak 155 kilometer dengan Elevation Gain mencapai 1000 meter. Race Route merupakan pengembangan dari Regular Route dengan tambahan jalur berbukit dan elevasi tinggi, termasuk tanjakan legendaris “Panggang” yang menantang.
Bagian khusus lomba sepanjang 13 kilometer dimulai dari titik start di Terminal Parangtritis hingga finish di Masjid Widoro Rumah Zakat. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Spill Seni dan Pariwisata, Joko Mursito Dapat Predikat Doktor “Terbaik”
- 24 Agustus 2026 10:10 WIB
kebijakan publik yang dilandasi riset pendidikan akan melahirkan program yang implementatif bagi pembangunan daerah.
1.000 Orang Membatik di Sepanjang Jalan Malioboro
- 3 Oktober 2026 18:48 WIB
Acara membatik bersama semakin membuat masyarakat, terutama anak-anak muda, mencintai batik.
Ajak Masyarakat Gemar Membaca, DPAD DIY dan DPRD DIY Bedah Buku tentang Memaknai Hidup
- 23 September 2026 09:07 WIB
Buku merupakan hasil belajar bersama dari dinamika jatuh bangun membangun keluarga.
Promosi Razr Fold di Yogyakarta, Motorola Hadirkan Pengalaman Foldable Premium
- 6 Agustus 2026 16:41 WIB
Motorola Razr Fold juga menghadirkan pengalaman visual yang imersif melalui layar utama 8,1 inci 2K AMOLED dan layar eksternal 6,6 inci AMOLED.
Inilah Kisah Supono, Pemain Tarkam Badminton yang Pensiun Setelah Kedua Mata Kena Glaukoma
- 13 Oktober 2026 07:58 WIB
Teknik bermain Supono sangat mumpuni. Dikenal sebagai pemain yang alot saat bermain di lapangan.
Sedang Bingung Bayar SPP Kuliah? Coba Cara Ini, Pemkot Yogyakarta Bagi Bagi Beasiswa
- 11 Oktober 2026 14:32 WIB
Nominal JPD PT tahun 2026 disesuaikan UKT dengan nominal maksimal Rp 8 juta per tahun.
Setahun Tercatat 1.000 Kasus TB di Kota Yogyakarta, Serang Saat Daya Tahan Tubuh Lemah
- 20 Agustus 2026 06:29 WIB
ACF adalah penemuan kasus tuberculosis yang tidak terdeteksi melalui kegiatan pro-aktif mencari orang berisiko, bergejala dan melakukan deteksi dini.
Baca Naskah Pancasila di Gedung Agung, Budi Waljiman Mengaku Merinding
- 18 Agustus 2026 16:17 WIB
Nilai-nilai Pancasila, gotong royong, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat menjadi landasan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Saat ini belum ada komentar