Headline

Bupati Harda Kiswaya: Depok dan Gamping Harus jadi Pelajaran, Lurah Sarbini Kukuhkan Pengurus LKK Periode 2025-2030

×

Bupati Harda Kiswaya: Depok dan Gamping Harus jadi Pelajaran, Lurah Sarbini Kukuhkan Pengurus LKK Periode 2025-2030

Sebarkan artikel ini
PERKUAT TATA KELOLA: Lurah Sariharjo, Sarbini menegaskan struktur kepengurusan LKK merupakan representasi beragam yang dirancang untuk menciptakan koordinasi sinergis dan terintegrasi di seluruh lapisan masyarakat. (istimewa)

Sleman, ZonaJogja.Com – Sebanyak  375 orang yang terdaftar dalam kepengurusan  Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) periode 2025-2030 dikukuhkan di Auditorium Monumen Jogja Kembali, Selasa (26/8/2025) malam.

LKK terdiri Rukun Tetangga, Rukun Warga, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Pos Pelayanan Terpadu, Perlindungan Masyarakat, dan Karang Taruna.

Pengukuhan ini merupakan amanat Peraturan Bupati Sleman Nomor 44.2 Tahun 2020 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) di Kabupaten Sleman.

Bupati Harda Kiswaya mengatakan, pengukuhan LKK  merupakan bukti Kalurahan Sariharjo dapat mengolaborasikan berbagai potensi dan kekuatan.

“Saya berharap, Kalurahan Sariharjo ke depan dapat berkembang menjadi lebih baik untuk kesejahteraan warga,” pinta Bupati Harda Kiswaya saat memberi sambutan.

BERITA LAIN: Kelas Juragan Gelar “Karnaval Dua Kampung”, Dilaksanakan di Jalan Taqwa 30-31 Agustus

Bupati  mengingatkan banyak kasus yang menjerat lurah dan pamong.  Harda meminta seluruh jajaran selalu berpedoman pada peraturan yang berlaku.

Depok dan Gamping harus menjadi pelajaran berharga bagi semua perangkat pemerintahan.

“Saya ingin bapak ibu benar-benar bekerja dengan koridor aturan yang ada. Pelajari dan pahami aturannya, dan laksanakan program kerja dengan baik,” kata Harda.

Lurah Sariharjo, Sarbini menegaskan struktur kepengurusan LKK merupakan representasi beragam yang dirancang untuk menciptakan koordinasi sinergis dan terintegrasi di seluruh lapisan masyarakat.

Pengukuhan LKK  menandai komitmen serius  memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif dan kolaboratif.

BERITA LAIN: Lazismu DIY Serahkan Beasiswa Sang Surya kepada 46 Mahasiswa, Penerima Manfaat Terus Bertambah

LKK memiliki peran sentral sebagai mitra pemerintah kalurahan. LKK bukan sekadar struktur, melainkan instrumen vital untuk merespons dinamika dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Mari bersama-sama memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan lahir dari dialog yang intensif dan partisipasi yang aktif dari warga,” ujar Sarbini.

Pernyataan tersebut menegaskan visi pemerintah kalurahan untuk membangun fondasi yang kokoh dalam pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

Tim Pelaksana Kegiatan Kalurahan Sariharjo, Aris Mawardi menambahkan keberadaan LKK menjadi katalisator bagi efektivitas program.

BERITA LAIN: AXA Mandiri Berbagi Tips Bangun Fondasi Keuangan yang Sehat, Begini Caranya

Keberadaan LKK sangat krusial dalam mendukung implementasi program-program pemberdayaan yang telah dirumuskan.

“Kami optimistis, dengan kepengurusan baru ini, setiap inisiatif pemerintah akan menjangkau masyarakat dengan lebih cepat, tepat, dan sesuai ekspektasi mereka,” kata Aris.

LKK  akan menjadi  motor penggerak utama dalam pembangunan dan kesejahteraan Kalurahan Sariharjo. (*)