Headline

Dinkes Kota Yogyakarta Minta Warga Rentan Hati Hati, Bila Sakit Flu Langsung Periksa

×

Dinkes Kota Yogyakarta Minta Warga Rentan Hati Hati, Bila Sakit Flu Langsung Periksa

Sebarkan artikel ini
JUMPA PERS: Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data serta Sistem Informasi Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr Lana Unwanah (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta. (istimewa)

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Bila ada pertanyaan, apakah ada warga Kota Yogyakarta yang sakit super flu? Jawabnya: ya.

Adalah Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinkes Kota Yogyakarta, dr  Lana Unwanah, yang mengungkapkan kasus tersebut.

Pasien tersebut sempat dirawat di RSUP Dr Sardjito. Saat datang, kondisinya flu berat.

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, pasien yang tidak disebutkan nama dan identitas itu dinyatakan positif super flu.

“Tapi, yang bersangkutan sudah dinyatakan sehat setelah menjalani perawatan,” terang Lana kepada wartawan di Balaikota Timoho (9/1/2026).

Lana mengungkapkan, super flu atau influenza A (H3N2) subclade K  memiliki gejala yang relatif lebih berat. Durasi sakit lebih panjang dibandingkan flu biasa.

Jika flu biasa sembuh dalam waktu dua hingga tiga hari, super flu dapat berlangsung hingga satu minggu lebih.

Masyarakat Tidak Perlu Panik

Penderita mengalami demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, lemas yang lebih ekstrem, sakit kepala berat, serta batuk yang cukup lama.

“Namun, super flu berbeda dengan Covid-19. Dalam virus Influenza A (H3N2) subclade K ini menyerang saluran pernapasan bagian atas dan jarang menimbulkan gangguan berat hingga ke paru-paru, sebagaimana yang terjadi pada Covid-19,” terang Lana.

Super flu tidak sampai mengakibatkan kondisi berat seperti ARDS yang membutuhkan ventilator.

“Jadi masyarakat tidak perlu panik berlebihan, tetapi tetap harus waspada,” pintanya.

Masyarakat diminta tetap tenang, namun waspada.  Disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Menjaga asupan gizi seimbang, istirahat cukup, dan berolahraga secara teratur.

Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, serta penderita penyakit penyerta diimbau segera periksa bila mengalami gejala sakit flu.

Warga yang sedang sakit flu juga diminta bertanggung jawab agar tidak menularkan kepada orang lain. (*)