Sleman, ZonaJogja.Com – Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Indonesia (PERDOSKI) menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXI di Hotel Marriott Yogyakarta dan RSA Universitas Gadjah Mada.
Acara tahunan yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 ini mengusung tema “Bridging the Gaps: From Innovation and Research to Application and Practice in Dermatology, Venereology, and Aesthetics“.
Forum ilmiah nasional ini mempertemukan para dokter spesialis, dokter umum, peserta didik, peneliti, akademisi, tenaga kesehatan, dan mitra industri.
Agendanya mendiskusikan perkembangan terbaru di bidang dermatologi, venereologi dan estetika. PIT XXI PERDOSKI 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan ilmiah yang komprehensif.
Meliputi plenary lectures, simposium paralel, free paper, oral presentation, e-poster, multicentre study proposal presentation, serta workshop yang memberi pengalaman belajar berbasis praktik.
Program ilmiah akan membahas berbagai topik terkini. Mulai penyakit inflamasi kulit, infeksi menular seksual, dermatologi tropis, dermatopatologi, dermatologi kosmetik dan estetika, bedah kulit, laser, dan teledermatologi.
“Juga membahas pemanfaatan data kesehatan nasional alam pengembangan pelayanan dermatologi,” terang Ketua Umum PERDOSKI Pusat, Dr dr Hanny Nilasari SpDVE Subsp Ven FINSDV FAADV kepada wartawan, hari ini (6/8/2026).
Dukung Pengembangan Ilmu Pengetahuan Berbasis Bukti
Dokter Hanny didampingi Ketua Panitia Pelaksana PIT XXI PERDOSKI 2026, Dr dr Arum Krismi MSc SpDVE FINSDV FAADV; Ketua Bidang I PERDOSKI Pusat, Dr I Ketut Sukarata SpDVE FINSDV FAADV; dan Sekretaris PERDOSKI Pusat, dr Herliyani SpDVE FINSDV FAADV.
Melalui forum ilmiah ini, dr Hanny menegaskan komitmen PERDOSKI terus mendukung pengembangan ilmu pengetahuan berbasis bukti, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan kulit yang berkualitas, dan aman.
“Tentu saja semua berorientasi pada kebutuhan pasien,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana PIT XXI PERDOSKI 2026, Dr dr Arum Krismi MSc SpDVE FINSDV FAADV mengungkapkan tema tahun ini mencerminkan komitmen PERDOSKI mempercepat implementasi hasil penelitian dan inovasi ilmiah dalam praktik klinis sehari-hari.
“Sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat,” kata dr Arum.
Sebelumnya, PERDOSKI menyelenggarakan dua rangkaian pra-PIT secara daring yang dilaksanakan 26 Juli dan 2 Agustus 2026.
Webinar dirancang bagi dokter layanan primer, dokter umum, perawat, bidan, mahasiswa kesehatan, dan tenaga kesehatan lain dengan mengangkat tema “Dermatology for the Frontliners: Innovations and Best Practices in Dermatological Care”.
PIT XXI PERDOSKI 2026 jadi Momentum Penting
Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan kompetensi pelayanan primer. Mulai penatalaksanaan penyakit kulit, kesehatan kulit ibu dan bayi, kesiapsiagaan terhadap penyakit kulit menular, manajemen luka modern, pemeriksaan laboratorium, dan konseling HIV/AIDS.
Penyelenggaraan PIT XXI menghadirkan pembicara nasional maupun internasional.
Mereka akan berbagi perkembangan ilmu pengetahuan terbaru di bidang dermatologi, venereologi, dan estetika.
Berbagai topik strategis yang akan dibahas antara lain perkembangan terapi biologik, penyakit genetik kulit, microbiome, precision medicine, laser dermatology, telemedicine, farmakoekonomi, artificial intelligence, hingga inovasi teknologi diagnostik dan terapeutik yang diproyeksikan menjadi arah masa depan pelayanan dermatologi.
Selain program ilmiah, PIT XXI PERDOSKI 2026 menyelenggarakan donor darah dan bakti sosial di salah satu pondok pesantren di Bantul.
Sebanyak 2.500 peserta PIT XXI akan mengikuti cultural night yang diselenggarakan di Taman Wisata Candi Prambanan.
Dokter Hanny berharap PIT XXI PERDOSKI 2026 menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antar akademisi, klinisi, peneliti, institusi pendidikan, pemerintah, dan industri kesehatan.
Kolabirasi yang mendorong lahirnya inovasi peningkatan mutu pelayanan dermatologi, venereologi, dan estetika di Indonesia. (*)











