Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menambah alat Area Traffic Control System (ATCS) di dua titik persimpangan.
Yakni, simpang tiga RS Pratama dan simpang tiga Pasar Telo. Dishub menganggarkan Rp 700 juta untuk pengadaan dan pemasangan ATCS.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Noto Sutrisno memprediksi lalu lintas Yogyakarta bagian selatan semakin padat.
Pemkot Yogyakarta merencanakan kedatangan bus pariwisata diarahkan ke Tempat Khusus Parkir (TKP) Giwangan.
Saat ini bus-bus pariwisata transit di resto selatan Embung Giwangan.
BERITA LAIN: MTQ Kota Yogyakarta Diikuti 672 Peserta, Libatkan 63 Dewan Hakim
“ATCS diperlukan di simpang-simpang APILL area Yogyakarta selatan untuk memudahkan kontrol lalu lintas,” terang Agus kepada wartawan (24/9/2025).
Saat ini lelang pengadaan dan pemasangan ATCS telah selesai, dan masuk tahap pengerjaan.
Waktu pengerjaan dan pemasangan sesuai kontrak selama 75 hari. Sehingga ATCS sudah terpasang pada November mendatang.
Agus mengatakan, ATCS diperlukan dalam manajemen lalu lintas perkotaan.
Salah satu manfaatnya, pengaturan lampu APILL bisa dilakukan secara real-time dari pusat kontrol.
Misalnya, bila ada kepadatan lalu lintas di simpang, durasi lampu warna hijau ditambah.
BERITA LAIN: Dukung Program Kemenhub, GAC AION dan Grab Kampanye Keselamatan Berkendara
“Banyak pekerja hunian di luar kota, sehingga menimbulkan kepadatan di pintu-pintu keluar masuk kota. Pada sore hari masih ditambah bus-bus pariwisata. ATCS akan membantu mengurai kemacetan,” kata Agus.
Saat ini di Kota Yogyakarta terdapat 58 simpang ber-APILL yang dilengkapi ATCS 31 simpang.
Pemkot Yogyakarta menargetkan seluruh simpang di kawasan perkotaan bisa dikendalikan secara sistem melalui ATCS secara bertahap.
Sistem itu juga akan memudahkan deteksi gangguan saat lampu lalu lintas padam. (*)









