Wujudkan Program Kampung Berkemajuan, LazisMu DIY Tanam 1.000 Bibit Pisang Kepok di Nanggulan

Kulon Progo, ZonaJogja.Com – LazisMu DIY terus bergerak memberi manfaat bagi masyarakat.
Akhir pekan kemarin, LazisMu DIY bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PWM DIY dan BPRS HIK MCI menanam 1.000 bibit pisang kepok kuning di Dusun Grubug, Kapanewon Nanggulan.
Lokasi penanaman berdekatan dengan kompleks LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Nanggulan.
Acara ini dihadiri Bupati Kulon Progo, Dr R Agung Setyawan ST MSc MM ; dan Wakil Ketua PWM DIY Cahyono SAg.
Ketua LazisMu DIY, Jefree Fahanan ST MKom mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian Program Kampung Berkemajuan yang berfokus meningkatkan kemandirian pangan dan penguatan ekonomi warga berbasis potensi lokal.
“Kebun ini tidak hanya menyediakan bibit pisang. Yetapi mendorong seluruh bagian tanaman dimanfaatkan. Buah, batang, hingga bonggolnya dapat diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi,” ungkap Jefree Fahana.
BERITA LAIN: Kran Bocor Itu Bernama Ketimpangan
Program ini akan dikembangkan dengan penguatan UMKM olahan pisang serta jaringan pemasaran.
Bupati Agung Setyawan menegaskan pentingnya menggarap sektor pertanian sebagai sumber kemandirian masyarakat.
Agung menyebut petani sebagai pejuang yang memastikan warga bisa makan.
“Tanah wakaf Muhammadiyah yang luas ini harus dioptimalkan sebelum dialihfungsikan untuk pembangunan,” saran Bupati.
Bahkan, Pemkab Kulon Progo membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan Muhammadiyah.
Jika warga Muhammadiyah membutuhkan pengembangan pertanian, Pemkab Kulon Progo siap berkolaborasi.
Agung mengatakan, penanaman bibit pisang bukan sekadar simbolis. Tetapi, langkah konkret memperkuat kesejahteraan dan kemandirian pangan masyarakat.
BERITA LAIN: Atlet Tapak Suci Borong Medali Emas di Popnas 2025
Direktur Operasional dan Kepatuhan BPRS HIK MCI, Mushoniful Agustian mengapresiasi kerjasama dengan LazisMu DIY.
Dana zakat dan infak yang dikelola LazisMu DIY telah menghadirkan program sosial yang memberi manfaat nyat bagi masyarakat.
Ia berharap penanaman memberi dampak ekologis, sosial, dan ekonomi.
“Semoga bibit yang ditanam tumbuh baik dan menjadi bagian dari ekonomi hijau berkelanjutan,” kata Mushoniful.
Sementara PIC Kampung Berkemajuan, Lukman Johanudin menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang mendukung program penanaman.
BERITA LAIN: UNY Sukses Kawinkan Gelar Juara Regional Yogyakarta Futsal Campus League
Kegiatan ini mencerminkan praktik Islam berkemajuan yang menekankan pemeliharaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Kampung Berkemajuan membuktikan dakwah Islam dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap alam dan penguatan ekonomi warga.
Wakil Ketua PWM DIY Cahyono SAg mengatakan, penanaman bibit pisang menjadi langkah konkret memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat di Nanggulan.
“Program Kampung Berkemajuan inio sebagai model pembangunan desa berkelanjutan di Kulon Progo dan daerah lain,” kata Cahyono. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
4.940 Mahasiswa Baru UAD Ikuti P2K Prakarsa 2026, Diajak Aktif Berorganisasi
- 15 September 2026 20:26 WIB
UAD tidak hanya berorientasi pencapaian akademik, melainkan memberi perhatian terhadap pembentukan karakter.
Kota Yogyakarta Masuk Wilayah Endemis DBD, Warga Diminta Perkuat Gerakan 3M Plus
- 9 Oktober 2026 10:58 WIB
Daun-daun yang memenuhi talang air juga harus dibersihkan, agar tidak menimbulkan genangan saat musim hujan.
Peringatan Memetri Kaistimewan 2026 Berakhir, Sultan HB X Ingatkan Keistimewaan agar Dijaga dengan Eling lan Waspada
- 13 September 2026 19:41 WIB
Pertunjukan ini sekaligus menandai selesainya rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan 14 Tahun Undang Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY.
Gedung Oval, Bahari dan Planetarium jadi Favorit Wisatawan
- 20 Agustus 2026 05:49 WIB
Taman Pintar akan menyediakan layanan shuttle untuk mengantarkan wisatawan kembali ke lokasi parkir.
Pemusik Underground Bikin Lagu, Pilih Afnan Hadikusumo jadi Vokalis
- 23 September 2026 19:28 WIB
Afnan mengaku baru saja ditawari seorang seniman musik asal Sedayu, Bantul. Tapi, belum mengiyakan.
Percasi Kota Yogyakarta Siap Berlaga di Kejurnas Catur 2026, Urusan Akomodasi jadi Kendala
- 1 Oktober 2026 21:34 WIB
Kontingen dari Kota Yogyakarta dapat kuota tujuh orang. Tetapi yang diberangkatkan lewat pengda hanya dua orang. Ini yang perlu dicari jalan keluarnya
Ajak Masyarakat Gemar Membaca, DPAD DIY dan DPRD DIY Bedah Buku tentang Memaknai Hidup
- 23 September 2026 09:07 WIB
Buku merupakan hasil belajar bersama dari dinamika jatuh bangun membangun keluarga.
Teater Jogja Manggung, Pentaskan Saksi Mata dan Telinga Karya Seno Gumira
- 30 September 2026 12:24 WIB
Dalam pentas kali ini, Teater Jogja menempatkan seni teater sebagai medium pembacaan kritis atas kenyataan sosial.

Saat ini belum ada komentar