Peringatan Memetri Kaistimewan 2026 Berakhir, Sultan HB X Ingatkan Keistimewaan agar Dijaga dengan Eling lan Waspada

Yogyakarta, ZonaJogja.Com – Acara penutupan Memetri Kaistimewan 14 Tahun Undang Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY berlangsung meriah.
Warga Yogyakarta berbondong-bondong membersamai berbagai bentuk kegiatan acara penutupan peringatan 14 Tahun Undang Undang Keistimewaan DIY di Teras Malioboro Beskalan, Sabtu (12/9/2026) sejak pukul 07.30 hingga 23.00.
Juga terlihat para wisatawan domestik dan mancanegara yang menyaksikan rangkaian penutupan Memetri Kaistimewan 2026 yang mengusung tema Mulyaning Manah, Mukti ing Bumi, Wibawaning Jagad.
Acaranya bermacam-macam. Diawali senam zumba yang diikuti puluhan peserta.
Ada doorprize dan pertunjukan musik. Juga diselenggarakan workshop mewiru jarik, wayang suket, dan membuat dluwang.
Acara penutupan Memetri Kaistimewan semakin semarak dengan dibukanya perpustakaan keliling (DPAD DIY), layanan pajak keliling (KPPD Yogyakarta).
Juga ada layanan skrining kesehatan jiwa dan konsultasi psikologi dari RSJ Grhasia, serta layanan HRV dan cek kesehatan dari Dinas Kesehatan Sleman, serta layanan VR Tata Ruang.
Acara penutupan Memetri Kaistimewan juga menjadi data tarik wisatawan mancanegara. Salah satunya Sofi, asal Mexico. Turis yang sudah berada di Yogyakarta selama empat hari itu mengaku senang menyaksikan acara di Teras Malioboro Beskalan.
298 Kegiatan Meriahkan Peringatan 14 Tahun UUK DIY

VR TATA RUANG: Stand yang menyuguhkan informasi mengenai digitalisasi kawasan SRS. (azam/zonajogja.com)
Seperti diketahui, rangkaian Memetri Kaistimewan 14 Tahun Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (UUK DIY) diawali pembukaan di Lapangan Paseban Bantul tanggal 15 Agustus.
Dilanjutkan penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung selama 30 hari. Paniradya Kaistimewan DIY menyebut sebanyak 298 kegiatan memeriahkan peringatan 14 Tahun Undang Undang Keistimewaan DIY.
Rangkaian acara yang berlangsung selama sebulan menjadi ruang memaknai keistimewaan melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan masyarakat.
Sedangkan puncak Memetri Kaistimewan 14 Tahun UUK DIY digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Kabupaten Sleman pada 31 Agustus.
Kini, Teras Malioboro Beskalan menjadi saksi sekaligus ruang refleksi perjalanan Memetri Kaistimewan 2026,
Kehadiran warga Yogyakarta dan para wisatawan menjadi saksi kemeriahan penutupan Memetri Kaistimewan 14 Tahun Undang Undang Keistimewaan DIY.
Menyusul kemeriahan acara pagi hingga sore di halaman depan Teras Malioboro Beskalan, dilanjutkan pertunjukan di Gedung Amfiteater pukul 19.30.
Tempat ini sudah dipadati ratusan orang yang ingin menyaksikan acara penutupan Memetri Kaistimewan 14 Tahun UUK DIY.
Ada yang duduk di kursi menghadap panggung, berdiri di area pertunjukan, hingga tampak puluhan penonton yang berada di lantai 1 dan 2.
Juga tampak Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti; Paniradya Pati Kaistimewan, Kurniawan SSos SE Akt MEc Dev beserta kepala OPD di lingkungan Pemda DIY, kabupaten dan kota.
Dimulai penampilan pemenang lomba paduan suara KORPRI DIY, penayangan recap Kaistimewan, penyerahan juara Olimpiade Bahasa Akasara Jawa dan paduan suara.
Pesan Mendalam

HISTORI PROGRAM KEISTIMEWAAN:MMasyarakat menyaksikan recap Kesitimewaan di Gedung Amfiteater Teras Malioboro Beskalan. (azam/zonajogja.com)
Gubernur DIY, Sultan HB X kembali menegaskan, tema “Mulyaning Manah, Mukting Bumi, Wibawaning Jagad” memberi pesan mendalam.
Kemuliaan hati menjadi dasar membangun kehidupan sosial yang tentram. Kemakmuran bumi mengingatkan tentang pembangunan harus berpijak pada kelestarian, keadilan, dan keberlanjutan.
Keistimewaan DIY adalah amanah sejarah dan tanggung jawab masa depan yang perlu dijaga dengan eling lan waspada.
Eling terhadap asal-usul, nilai, dan martabat budaya. Waspada terhadap perubahan zaman yang bergerak cepat.
“Dengan sikap itu, Yogyakarta dapat terus menapaki jalan pembangunan yang selaras antara kemajuan dan kebudayaan,” kata Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti.
Sementara Paniradya Pati Kaistimewan, Kurniawan SSos SE Akt MEc Dev dalam laporannya mengatakan, Memetri Kaistimewan 14 Tahun UUK menjadi ruang sosialisasi capaian implementasi Dana Keistimewaan secara luas kepada masyarakat.
Jadi Ruang Kreativitas Penerima Manfaat Danais

INOVASI AKSARA JAWA: Salah satu stand pada acara penutupan Memetri Kaistimewan yang menjadi daya tarik pengunjung. (azam/zonajogja.com)
Sosialisasi tersebut melalui presentasi, pameran, dan pertunjukan yang melibatkan para penerima manfaat dari berbagai sektor.
Juga menjadi wadah kolaborasi lintas pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah, kalurahan, komunitas budaya, akademisi, dan pelaku ekonomi kreatif yang terlibat dalam program program Dana Keistimewaan.
“Acara penutupan hari ini juga menjadi ruang apresiasi terhadap inovasi dan kreativitas penerima manfaat Dana Keistimewaan,” kata Kurniawan.
Usai sambutan dan penyerahan hadiah bagi para juara, dilanjutkan Swaraning Kaistimewan. Pertunjukan ini sekaligus menandai selesainya rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan 14 Tahun Undang Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY.
Swaraning Kaistimewan menampilkan keberagaman ekspresi dan kreativitas masyarakat melalui musik. Beragam genre ditampilkan. Ada musik pop, keroncong, reggae, band religi, hingga penampilan musik kreasi penyandang disabilitas. (ad/*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Ratusan Orang Saksikan Memetri Kaistimewan di Tamanmartani, Warga 22 Padukuhan Gelar Kirab, Usung Lima Jodang
- 1 September 2026 07:10 WIB
Pada tahun ini, Kalurahan Tamanmartani dipilih menjadi lokasi puncak Memetri Kaistimewan 14 Tahun Undang Undang Keistimewaan DIY yang mengusung tema “Mulyaning Manah, Mukti ing Burni, Wibawaning Jagad” .
Mahasiswa UAD Terpilih jadi Google Student Ambassador
- 8 Oktober 2026 09:27 WIB
Hana mengikuti tantangan dari Gemini dan Google Indonesia, sekaligus membuat konten menarik di media sosial.
Cintya Dilantik jadi Anggota DPRD DIY, Gantikan Almarhum Koeswanto
- 21 September 2026 21:06 WIB
Berharap Cintya menjalankan amanah dengan penuh integritas dan tanggung jawab demi kepentingan masyarakat DIY.
Pemusik Underground Bikin Lagu, Pilih Afnan Hadikusumo jadi Vokalis
- 23 September 2026 19:28 WIB
Afnan mengaku baru saja ditawari seorang seniman musik asal Sedayu, Bantul. Tapi, belum mengiyakan.
Pawai Ekosistem Malioboro Bikin Kesengsem Wisatawan
- 7 Oktober 2026 05:50 WIB
Pawai Budaya Nuswantoro yang berlangsung selama dua jam lebih ini menjadi daya tarik wisatawan domestik dan turis.
Buka Layanan OEC, OMRON Bantu Masyarakat Turunkan Risiko Stroke dan Serangan Jantung
- 20 Agustus 2026 16:46 WIB
OMRON Experience Center menghadirkan pusat layanan teknis, termasuk servis dan kalibrasi alat yang efisien, agar masyarakat dapat menjaga konsistensi pemeriksaan tekanan darah tanpa kendala.
Teater Jogja Manggung, Pentaskan Saksi Mata dan Telinga Karya Seno Gumira
- 30 September 2026 12:24 WIB
Dalam pentas kali ini, Teater Jogja menempatkan seni teater sebagai medium pembacaan kritis atas kenyataan sosial.
SPPG se-DIY Diberi Edukasi soal Gizi, Budi Waljiman: Perkuat Fungsi Pelayanan Publik
- 29 Agustus 2026 13:57 WIB
Keberhasilan program MBG dapat dilihat dari perubahan pengetahuan, sikap, dan kebiasaan penerima manfaat memilih dan mengonsumsi makanan.

Saat ini belum ada komentar