Bisnis

Mahasiswa UMY Bikin Pelatihan, Bantu Branding Jamu Gendong di Lopati Srandakan

429
×

Mahasiswa UMY Bikin Pelatihan, Bantu Branding Jamu Gendong di Lopati Srandakan

Sebarkan artikel ini
PENGABDIAN: Mahasiswa KKN UMY di Pedukuhan Lopati, Srandakan. (ist)

BANTUL, ZonaJogja.Com –  Kampung produksi jamu gendong di Srandakan, Kabupaten Bantul diatensi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Lokasi yang  dikunjungi adalah  UMKM Lopati, Srandakan, Kabupaten Bantul. Tempat ini berdekatan dengan perbatasan Bantul –Kulon Progo.

Sudah lama dikenal sebagai desa yang memproduksi jamu gendong.

“Tugas mahasiswa adalah melaksanakan pelatihan,” kata  Dosen Teknologi Rekayasa UMY, Ir Putri Rachmawati ST MEng.

Materi pelatihan adalah membranding sekaligus memasarkan pemasaran jamu gendong menjadi kemasan yang praktis, siap minum  dengan produk ramah lingkungan.

BACA JUGA: Rawan Banjir dan Pohon Tumbang, Mahasiswa KKN UMY Datangi Desa Trimurti, Bikin Pelatihan Manajemen Penanggulangan Bencana

Di hadapan 30 peserta, Putri bersama mahasiswa KKN melakukan pertemuan sejak 31 Januari 2022.

Pertemuan pertama tanggal 31 Januari 2022.  Dilaksanakan pelatihan tentang manajemen pemasaran.

Dilanjutkan  pada pelatihan sesi kedua tanggal 9 Februari 2023  dengan materi manajemen branding.

Mahasiswa  mendorong  para bakul jamu mempromosikan produk  melalui whatsapp bisnis, telegram, tiktok shop, termasuk membuat titik lokasi pada google.

BACA JUGA: FKG UGM Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit, Gratis, Simak Informasinya

PASARNYA DIPERLUAS: Produksi jamu dalam kemasan botol. (ist)

Tak hanya memberi pelatihan. Pada tanggal 16 Februari lalu, Putri juga menyerahkan foto produk dan penyerahan hibah jamu kepada pelaku UMKM.

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan. Mereka mengatakan pelatihan  branding produk ini baru kali pertama dilaksanakan di Pedukuhan Lopati.

“Kami sangat mendukung kegiatan yang ingin memajukan UMKM. Sangat bermanfaat. Terimakasih sekali atas atensinya,” kata Kepala Desa Trimurti, Agus Purwaka ST.  (*)