Erupsi Merapi Bisa Lebih Besar, Tapi Aman bagi Penduduk, Ini Penjelasan Subandrio

YOGYAKARTA, ZonaJogja.Com – Erupsi Gunung Merapi pada 11 Maret kemarin bukan yang terakhir.
Tetapi, merupakan awal aktivitas gunung aktif yang dinyatakan “siaga” sejak 5 November 2020.
“Masih sangat mungkin terjadi erupsi lebih besar,” kata mantan kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Subandrio kepada ZonaJogja.Com, hari ini (12/3/2023).
Hanya, Subandrio meminta masyarakat tidak panik. Rileks saja. Pasalnya, aktivitas kali ini bisa dikatakan aman bagi penduduk yang tinggal di lereng Gunung Merapi.
Dengan catatan, penduduk mengikuti arahan pemerintah. Mengapa aktivitas Gunung Merapi aman bagi penduduk?
BACA JUGA: Seminggu Ini Terjadi 553 Kali Gempa Vulkanik Dalam, 296 Guguran
Subandrio menyebut aktivitas Gunung Merapi kali ini adalah fenomena. Betapa tidak. Sejak September 2022, kejadian gempa vulkanik tidak biasa.
Setiap hari muncul gempa vulkanik dalam jumlah besar. Dulu, gempa vulkanik terjadi puluhan kali.
Kini terjadi gempa ratusan kali per hari sejak September tahun lalu.
Subandrio memperkirakan, seringnya terjadi gempa vulkanik akibat migrasi magma dari “dapur” ke atas.
“Logis kalau kemudian magma mencapai permukaan di bulan ini,” katanya.
Hanya, pergerakan magma sekarang miskin gas. Itulah sebabnya, erupsi kemarin tidak eksplosif.
Magma terdistribusi secara merata di setiap aliran. Terutama Kali Bebeng dan Kali Krasak.
Jikapun terjadi eksplosif , intentiasnya kecil. Penyebabnya bisa saja karena terjadi sumbatan.
BACA JUGA: Gunung Merapi Erupsi ! BPPTKG Minta Warga Menjauh 7 Kilometer dari Puncak
Saat magma tiba di atas, langsung longsor menuju aliran sungai.
Kata Subandrio, awalnya terdapat dua saluran. Yakni, tengah dan tepi. Sekarang aliran itu sudah menyatu
“Otomatis yang aktif paling tepi arah barat daya menuju Kali Krasak,” terangnya.
Soal jarak luncur awanpanas guguran, Subandrio mengatakan tergantung volume magma.
Karena itu, bila penduduk tetap ingin aman saat terjadi erupsi, kuncinya hanyalah mengikuti arahan BPPTKG.
Yakni, menjauh dari lokasi aliran awanpanas. Subandrio mengajak penduduk tidak lengah. Tetap waspada.
Karena awanpanas guguran kemungkinan bisa mengarah ke Kali Gendol.
BACA JUGA: Sektor Transportasi jadi Penyebab Inflasi, Pemerataan Digitalisasi Bisa Tekan Biaya Ekonomi
“Jangan menganggap tidak akan ke Gendol. Ingat, pada November lalu awanpanas pernah turun ke arah Gendol,” katanya memberi warning.
Artinya, sangat mungkin terjadi penyimpangan arah. Subandrio juga meminta masyarakat mengikuti update informasi Merapi terkini dari institusi resmi.
Salah satunya pergerakan magma. Di atas, terdapat kubah tahun 1818. Kubah ini berpotensi tidal stabil.
Tapi, Subandrio kembali mengatakan, aktivitas Gunung Merapi saat ini aman.
Bukan menjadi ancaman bagi penduduk. Karena erupsi tidak eksplosif. (*)
KOMENTAR (0)
PILIHAN REDAKSI
Tak Hanya Bangun Padepokan, Afnan Hadikusumo Juga Pikirkan 500 Pendekar Tapak Suci
- 3 Oktober 2026 08:13 WIB
Sebanyak 500 anggota menyandang “pendekar” yang tersebar di berbagai kepengurusan Tapak Suci di Indonesia.
Lomba Bikin Seragam Satpol PP Berhadiah Total Rp 7,5 Juta, Pendaftaran Ditutup 28 Oktober
- 1 jam yang lalu
Pendaftaran tidak ditarik biaya. Pengumpulan karya dilakukan melalui Google Form paling lambat 28 Oktober 2026 pukul 23.59.
LPS Tekankan Tiga Kunci Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko BPRS
- 15 September 2026 18:38 WIB
Tata kelola dan kepatuhan tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai pemenuhan kewajiban regulasi.
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan, Ini Pertimbangannya
- 30 September 2026 12:45 WIB
Keputusan mempertahankan TBP mempertimbangkan laju kenaikan suku bunga simpanan rupiah dan valas di perbankan yang terbatas.
Ajak Masyarakat Gemar Membaca, DPAD DIY dan DPRD DIY Bedah Buku tentang Memaknai Hidup
- 23 September 2026 09:07 WIB
Buku merupakan hasil belajar bersama dari dinamika jatuh bangun membangun keluarga.
MLSC Yogyakarta Seri 1 jadi Debut SDN Baturetno, Bertarung hingga Perempat Final
- 19 September 2026 22:34 WIB
Tim asuhan Yohanes Sidiq Wijaya berhasil melaju hingga perempat final.
BFGoodrich Tunjukkan Kualitas dan Performa Ban On-Road Buatan Indonesia
- 26 September 2026 07:34 WIB
Expertise dan standar Grup Michelin menjadi bagian dari fondasi kualitas BFGoodrich, termasuk pada produk On-Road yang diproduksi di Indonesia.
Pemusik Underground Bikin Lagu, Pilih Afnan Hadikusumo jadi Vokalis
- 23 September 2026 19:28 WIB
Afnan mengaku baru saja ditawari seorang seniman musik asal Sedayu, Bantul. Tapi, belum mengiyakan.

Saat ini belum ada komentar